Warga Diimbau Hati-hati Konsumsi Ikan dari Teluk Lampung

Written By bopuluh on Selasa, 18 Desember 2012 | 02.33

Perikanan

Warga Diimbau Hati-hati Konsumsi Ikan dari Teluk Lampung

Penulis : Yulvianus Harjono | Selasa, 18 Desember 2012 | 17:24 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Masyarakat Lampung diimbau untuk berhati-hati mengonsumsi ikan dan kerang-kerangan dari Teluk Lampung, khususnya yang tercemar pythoplankton penyebab pasang merah.

Kepala Seksi Teknik Budidaya Kesehatan Ikan Dinas Perikanan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pesawaran Indah, Tuti I, Selasa (18/12/2012), mengatakan, ikan-ikan yang terkena pythoplankton C.polykrikoides tidak boleh dikonsumsi pada bagian kepalanya.

"Toksin plankton ini biasanya menempel di insangnya. Karena itu, sebaiknya kepala ikan jangan ikut dimakan," tuturnya.

Ikan yang mati akibat plankton ditandai dengan insang dipenuhi lendir macam jeli.

Muawanah, Penyelia Laboratorium Kualitas Air Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut (BPPL) Lampung, mengatakan, plankton C.polykrikoides mengandung toksin paralitik (PSP), neurotoksik (NSP), hemolitik, dan hemagglutinating. Toksin-toksin tersebut efektif terakumulasi secara terus-menerus dalam daging biota filter feeder ( kerang-kerangan) yang ada di lokasi blooming.

"Daging kerang yang mengandung toksin, apabila dikonsumsi akan menyebabkan kepala pusing, nyeri persendian, kram pada bibir dan lidah, kejang dan tingkat keracunan yang lebih serius," paparnya.


Anda sedang membaca artikel tentang

Warga Diimbau Hati-hati Konsumsi Ikan dari Teluk Lampung

Dengan url

http://recognizethedanger.blogspot.com/2012/12/warga-diimbau-hati-hati-konsumsi-ikan.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Warga Diimbau Hati-hati Konsumsi Ikan dari Teluk Lampung

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Warga Diimbau Hati-hati Konsumsi Ikan dari Teluk Lampung

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger