Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Basuki: Kalau Perlu, Pembuat Video Asusila Tidak Naik Kelas

Written By bopuluh on Kamis, 31 Oktober 2013 | 03.33


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyarankan agar semua siswa yang terlibat dalam video asusila SMP Negeri 4, Jakarta Pusat, diberikan sanksi yang terberat. Upaya itu untuk memberikan efek jera kepada siswa agar tidak lagi melakukan hal tersebut.

"Kalau perlu sanksi buat mereka yang membuat video itu tidak naik kelas," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Ia menceritakan, kalau sanksi itu berpengaruh kepada para siswa. Dia mencontohkan hukuman yang diterima adiknya saat duduk di sekolah dasar karena terlibat perkelahian. Kemudian, mereka yang terlibat pertengkaran dihukum tidak naik kelas.

Kendati demikian, Basuki tidak gegabah perihal keputusan tersebut. Ia juga telah meminta bantuan psikolog untuk membantu konsultasi, faktor-faktor apa saja penyebab terjadinya peristiwa tersebut.

Prinsip Pemprov DKI, kata dia, adalah pemberian sanksi yang jelas, maka ada efek jera kepada anak-anak yang membuat video seperti itu. Dinas Pendidikan DKI pun telah memberikan pengarahan kepada pihak sekolah, dan ia sedang menunggu laporan Dinas Pendidikan DKI.

"Kita mesti sangat hati-hati dalam hal ini. Apakah dia di-bully atau yang lain. Makanya, psikolog yang jauh lebih mengerti," ujar Basuki.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, Pemprov DKI telah memberikan konseling dengan mengirim psikolog pilihan Basuki dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI, Mia. Pendampingan juga dilakukan oleh pakar pendidikan dan psikolog pendidikan.

Selain itu, Disdik DKI juga telah melakukan pemulihan terhadap 600 peserta didik, 60 guru, dan 12 karyawan SMP negeri yang terletak di Lapangan Banteng tersebut. Rencananya, pada 1 November 2013, Disdik DKI akan menyelenggarakan semiloka tentang pendidikan seks dan kesehatan reproduksi oleh psikolog serta aktivis HIV-AIDS Baby Jim Aditya, dan psikolog perlindungan anak oleh Badriyah Fayumi dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Semiloka itu akan diselenggarakan di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, selama dua hari, yaitu Jumat dan Sabtu lusa.

"Untuk semiloka kepala sekolah SMP se Jakarta akan dilaksanakan Jumat mulai jam 2 sampai jam 5 sore. Sedangkan di hari Sabtu, akan dikumpulkan Ketua Komite sekolah SMP se-Jakarta mulai pukul 08.30-12.30," kata Taufik.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


03.33 | 0 komentar | Read More

Daya Tahan Tubuh Menurun, Jangan Salahkan Cuaca


KOMPAS.com -
Musim hujan kembali menghampiri. Tanpa kenal waktu awan gelap disertai hembusan angin dingin menggantikan cuaca kering dan panas yang sebelumnya hadir. Guyuran air tak lama membasahi seluruh jalan dan memaksa penggunanya untuk berteduh.

Datangnya musim hujan, kerap kali disertai dengan menurunnya daya tahan tubuh. Padahal cuaca tak bisa sepenuhnya disalahkan atas penurunan imunitas.

"Memang cuaca pasti berpengaruh pada ketahanan tubuh seseorang. Namun besarnya pengaruh tidaklah sama, bergantung status kesehatan pada saat itu," kata internist pengasuh konsultasi kesehatan Kompas Health dr. Irsyal Rusad, Sp.PD., MH pada Rabu (30/10/2013).

Status kesehatan yang baik tentu mampu menghalau efek buruk datangnya musim hujan. Namun sebaliknya, status kesehatan yang buruk akan menurunkan daya tahan sehingga tubuh mudah sakit. Irsyal mengatakan, bukan hal yang sulit untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Daya tahan tubuh tidak seketika menjadi baik. Imunitas perlu dipelihara dan ditingkatkan melalui pola hidup yang sehat," jelasnya.

Kebiasaan menjaga keseimbangan asupan nutrisi, jam kerja, istirahat, dan olahraga yang dilakukan sebelumnya, menentukan kualitas daya tahan tubuh menghadapi musim penghujan.

Irsyad menyarankan untuk meningkatkan porsi konsumsi buah dan sayuran selama musim hujan. Konsumsi buah dan sayuran yang diolah sederhana sebanyak 5 porsi sehari, sudah cukup sebagai sumber vitamin dan mineral. Kedua kandungan ini merupakan antioksidan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain buah dan sayur, konsumsi makanan lain harus mengandung cukup protein, lemak, dan karbohidrat sesuai kebutuhan tubuh. Lemak dan protein, kata Irsyal, bisa diperoleh dari ikan, daging putih, tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Untuk pengolahannya, Irsyal menyarankan dalam bentuk hangat dan berkuah, sehingga bisa lebih nyaman untuk tubuh.

Hujan tidak boleh mengubah pola olahraga dan istirahat yang telah rutin dijalani. Olahraga memungkinkan tubuh memperoleh cukup aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan tubuh. Sedangkan jam istirahat yang cukup memungkinkan tubuh beregenerasi dan membentuk sel baru.

Datangnya musim hujan, juga tidak bisa menjadi alasan konsumsi suplemen berlebihan demi menjaga daya tahan tubuh. "Konsumsi suplemen tidak lantas memperbaiki daya imunitas. Konsumsi berlebihan justru berbahaya bagi tubuh," kata Irsyal.

Irsyal mencontohkan vitamin C yang sering dikonsumsi sebagai suplemen. Walau dibutuhkan tubuh sebagai antioksidan, namun vitamin C tidak diperlukan dalam jumlah tinggi. Kebutuhan vitamin C dalam sehari berkisar 50-70 miligram, tidak sampai 500 miligram.

"Daripada suplemen, lebih baik konsumsi banyak sayur dan buah. Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan mineral, sehingga manfaat untuk tubuh lebih terasa," tandasnya. 


03.33 | 0 komentar | Read More

Inalum, Anak Terbuang yang Kembali ke Pelukan


JAKARTA, KOMPAS.com - Keinginan Pemerintah Indonesia menjadikan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sebagai perusahan pelat merah mulai 1 November 2013 hampir terwujud. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah memberikan lampu hijau penggunaan bujet negara untuk membeli 58,8 persen saham Inalum dari konsorsium Nippon Asahan Aluminium (NAA).

Rabu (30/10/2013) kemarin, Komisi XI DPR menggelar rapat untuk membahas akuisisi PT Inalum ini. Rapat yang dihadiri Menteri Keuangan Chatib Basri ini dipimpin Ketua komisi XI Olly Dondokambey.

DPR setuju, pemerintah menggunakan dana di APBN 2012 sebesar Rp 2 triliun dan di APBN 2013 dengan nilai anggaran Rp 5 triliun untuk akuisisi Inalum. "Jadi total dana yang disetujui DPR membeli 58,8 persen saham PT Inalum Rp 7 triliun," kata Chatib.

Chatib menjelaskan, hingga Rabu (30/10/2013), belum ada kesepakatan harga dengan konsorsium NAA. Tapi berdasarkan hasil audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai 58,8 persen saham Inalum per 31 Maret 2013 setara 453 juta dollar AS.

Namun, bila menilik kenaikan harga saham Inalum per 31 Oktober 2013, BPKP memproyeksikan harga saham Inalum menjadi 558 juta dollar AS.

Nilai ini didasarkan bahwa selama tujuh bulan, sejak dilakukannya audit telah terjadi peningkatan nilai aset karena aktivitas bisnis yang berkembang, dan aktivitas lainnya dari Inalum.

Hanya perlu diingat, dalam negosiasi terakhir, NAA masih meminta agar 58,8 persen saham mereka dihargai 626 juta dollar AS, lebih murah ketimbang permintaan pertama yakni 650 juta dollar AS.

Dengan modal akuisisi yang dimiliki pemerintah sebesar Rp 7 triliun atau setara 630,6 juta dollar AS sudah mencukupi untuk membayar 58,8 persen saham Inalum sesuai permintaan NAA. Meski begitu, Chatib optimistis nilai saham  Inalum bisa lebih rendah, bahkan dari proyeksi BPKP.

Sayang, Menkeu enggan memerinci tawaran terakhir Pemerintah Indonesia dengan alasan bagian strategi bernegosiasi.

Menggelar RUPS

Yang jelas, Kementerian Negara BUMN akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan persetujuan pengalihan saham dari NAA kepada Pemerintah Indonesia.

Deputi di Kementerian BUMN Dwijanti Cahyaningsih Rabu (30/10/2013) mengatakan, RUPS untuk mendapatkan persetujuan dari NAA dan pemegang saham lainnya. Di RUPS ini pemerintah akan menempatkan wakil di jajaran manajemen baru PT Inalum.

Tapi sayangnya Dwijanti masih enggan memberikan komentar mengenai langkah pemerintah. Ia mengaku semua harus menunggu pelaksanaan RUPS dan kesepakatan dengan pihak Jepang.

Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar mengaku soal teknis pengalihan apakah kepada Menteri Keuangan atau Menteri BUMN tersebut tidak dibahas dalam rapat kerja. "Kalau Inalum langsung di bawah Kementerian BUMN, maka Kementerian harus menyiapkan BUMN baru bagi Inalum," ujarnya.

Jatah Pemda Sumut

Masalah lain yang bakal muncul setelah pembelian saham Inalum dari investor Jepang kelar adalah menyikapi keinginan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan 10 daerah kabupaten/kota di kawasan Inalum yang ingin ikut andil menjadi pemegang saham Inalum.

Chatib menegaskan, pembagian saham ini harus menunggu saham Inalum 100 persen dikuasai oleh pemerintah Indonesia lebih dahulu, baru dibagi ke daerah. Seperti diketahui bahwa, DPR telah menentukan porsi saham yang bisa diambil oleh Pemda adalah sebesar 30 persen.

Hanya saja, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengingatkan kepada Pemda agar merencanakan keuangannya dengan matang sebelum ikut membeli saham Inalum. "Karena uang yang dibutuhkan untuk akuisisi ini cukup besar, jangan sampai memaksakan keuangan daerah, terus daerahnya jadi tidak terurus," ujar Dahlan, Kamis ( 31/10/2013).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gatot Pudjo Nugroho sebelumnya mengatakan bahwa Pemda Sumut siap untuk ikut bagian dalam membeli saham Inalum.

"Uang pemerintah daerah memang tidak sebanyak itu. Tetapi, untuk pengambilalihan Inalum, kita bisa pinjam dan bekerja sama dengan pihak ketiga lainnya," kata Gatot. Pemda Sumut paling tidak akan membeli sekitar 20 persen saham Inalum.

Gatot mengatakan, untuk membantu pendanaan Inalum, kemungkinan pihaknya akan bekerja sama dengan PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) dan Apemindo (Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia). Memang sebelumnya Apemindo secara gamblang menyatakan ketertarikannya untuk membeli saham Inalum.

Direktur Eksekutif Apemindo, Ladjiman Damanik mengatakan beberapa waktu lalu bahwa pihaknya tengah menyiapkan proposal untuk pengajuan kerja sama pembelian saham Inalum.

"Kami masih dalam tahap rancangan skema pendanaan dan desain penanaman produksi," ujar Ladjiman beberapa waktu lalu.

Ladjiman mengakui pihaknya akan mengumpulkan sumber dana, baik dari dalam maupun luar negeri. "Kita sudah mengumpulkan sumber dana sendiri, namun tentunya belum mencukupi. Kita sedang cari dana dari dalam dan luar negeri," kata Ladjiman kepada KONTAN (20/5).

Bahkan TOBA telah mengantongi komitmen pendanaan dari beberapa bank asing senilai US$ 600 juta untuk membeli sebagian saham Inalum. "Soal berapa persen saham yang diambil, terserah Pemda," kata Luhut Binsar Panjaitan pensiunan Jenderal sekaligus pemilik TOBA.

Rugi Selama 22 tahun

Pengambilalihan saham Inalum dari NAA oleh pemerintah Indonesia dikarenakan kerjasama yang terjalin selama ini merugikan pemerintah Indonesia. Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo pemerintah menderita kerugian selama 22 tahun sejak proyek kerjasama pengolahan aluminium berlangsung 30 tahun lalu.

Memang Agus tidak mengungkapkan seberapa besar nilai kerugian tersebut. Namun menurutnya besaran kerugian itu bisa dihitung dari selisih harga 1 ton bauksit dengan harga 1 ton alumunium.

"Bayangkan selisih harga 1 ton alumunium jika dibandingkan dengan harga 1 ton bauksit itu selisih harganya mencapai 148 kali lipat, bayangkan saja itu," tutur mantan bankir Bank Mandiri itu.

Oleh karenanya, Agus ingin pemerintah mengambil alih kepemilikan saham sisa Inalum agar Indonesia bisa mendapat keuntungan. Dahlan Iskan, menambahkan jika pemerintah telah mengambil alih 58,8 persen saham Inalum maka seluruh keuntungan mengalir ke kas negara. Dahlan mengungkapkan, Inalum memproduksi aluminium dan bisnis komoditas tambang ini memiliki prospek keuntungan yang sangat besar.

"Bisnis aluminium sangat menguntungkan. Sebab, saat ini kebutuhan aluminium sangat besar untuk pembangunan dan selama ini kebutuhannya kita impor," katanya.

Menurutnya, keuntungan lain bagi Indonesia adalah 70 persen produksi Inalum yang selama ini harus dikirim ke Jepang hal itu tidak akan terjadi lagi. Selain itu, jika sebelumnya Indonesia impor aluminium, ke depan bukan tak mungkin negeri ini bisa menjadi eksportir aluminium.

Bukan cuma itu. Keuntungan lainnya, menurut Dahlan, Inalum juga memiliki pembangkit listrik berkapasitas 600 Megawatt. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berasal dari Danau Toba dan disebut Dahlan memiliki harga yang rendah.

Konsep kerja awal Inalum

Lalu apa rencana pemerintah untuk Inalum kedepan?. Dahlan mengaku sudah menyiapkan bussiness plan yang akan dilakukan oleh BUMN terhadap Inalum.

Pertama, mengalihkan semua kas perusahaan yang selama ini berada di Jepang yang sebesar Rp 2,5 triliun ke bank BUMN di Indonesia. "Banknya ya terserah perusahaan, kami tidak menentukan, pokoknya tanggal 1 November 2013 sudah harus pindah," katanya.

Sebenernya pemerintah sudah berupaya agar uang kas perusahaan itu ditempatkan di Indonesia sejak awal tahun. Namun pihak Jepang belum setuju karena mayoritas pemegang sahamnya berada di Jepang.

Kedua, perihal masalah bahan baku. Menurut Dahlan, pihaknya meminta agar bahan baku jangan sampai dialihkan ke Indonesia seluruhnya. Dikhawatirkan, ke depannya Inalum akan mengalami kesulitan untuk memperoleh bahan baku.

Terkait hal itu, Dahlan meminta kepada pemerintah agar direksi memperpanjang kontrak pembelian bahan baku untuk dua tahun ke depan.

Ketiga, terkait masalah pasar di mana selama ini pasar Inalum dikirim ke Jepang dengan jumlah yang besar. "Nah, kita nanti mau jual kemana? Untuk itu kami meminta bantuan kepada pemerintah supaya dicari pembeli dalam negeri," katanya.

Dengan tahapan kerja yang sudah dirancang tersebut, Dahlan optimistis bahwa Inalum akan berjalan dengan lancar dan dapat memberi keuntungan bagi Indonesia. Semoga!. (Hendra Gunawan, Asep Munazat Zatnika, Agus Triyono, Mimi Silvia)

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


03.33 | 0 komentar | Read More

Bengkulu Rangking Kedua Terendah dalam Penyaluran KUR


BENGKULU, KOMPAS.com - Provinsi Bengkulu menduduki peringkat kedua terendah dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Pulau Sumatera, setelah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penyaluran KUR Provinsi Bengkulu, berdasarkan plafon penyaluran KUR hingga bulan Agustus 2013 tercatat Rp 899,9 miliar tumbuh sebesar 46,37 persen. Sementara itu, jumlah debitur tercatat sejumlah 68.069 nasabah, atau tumbuh sebesar 34,68 persen.

Divisi Asesmen Transmisi Moneter dan Sektor Keuangan Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Piter Abdullah mengatakan, untuk penyaluran KUR di Provinsi Bengkulu hanya 0,72 persen dari total penyaluran KUR Nasional yang mencapai Rp 125, 37 triliun.

"Sementara, dilihat secara regional Sumatera, KUR Bengkulu di porsi 3,24 persen dari penyaluran KUR di Sumatera yang sebesar Rp 27,78 triliun. Nah, dari sana penyaluran KUR di Bengkulu peringkat kedua terendah di Pulau Sumatera," kata Piter, Kamis (31/10/2013).

Penyaluran KUR di Bengkulu, lanjut dia, didominasi oleh KUR Mikro BRI yang mengambil pangsa sebesar 60,13 persen dari total nominal penyaluran KUR. Kemudian, diikuti oleh BRI sebesar 16,50 persen dari total nominal penyaluran KUR. Bank Mandiri sebesar 10,15 persen dari total nominal penyaluran KUR.

"Dari penyaluran KUR di Bengkulu, nominal penyaluran KUR terbanyak di BRI, Bank Mandiri dengan persentase yang berbeda," imbuh Piter.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah 2013, terang dia, masih dalam tren melemah. Pada akhir September tercatat Rp 10.650 per dollar AS atau melemah 8,2 persen dibandingkan akhir Juni 2013.

Meskipun demikian, lanjut dia, kondisi terkini menunjukkan tekanan terhadap rupiah sudah mulai mereda sejak akhir September. Sementara itu untuk tekanan inflasi mereda terindikasi pada deflasi di September sebesar 0,35 persen atau 8,40 persen.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


03.33 | 0 komentar | Read More

Nelayan Ini Tewas Tersambar Roda Mesin Kapal

Written By bopuluh on Selasa, 29 Oktober 2013 | 03.33

KENDARI, KOMPAS.com - Seorang nelayan, Saudin (30) tewas setelah leher dan tangannya tersambar roda mesin kapal yang ditumpanginya, Selasa (29/10/2013). Peristiwa itu terjadi di perairan Teluk Kendari saat korban asal Desa Labuhan Peropa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara pulang seusai mencari ikan.

Kapolres Kendari, AKBP Anjar Wicaksana mengatakan, kejadian itu berawal saat korban hendak menutup saluran air mesin dalam dengan posisi sarung dililit di lehernya. Saat korban menunduk untuk menutup saluran air tersebut, sarung yang melilit di lehernya mengenai roda gila mesin.

"Korban ikut tergiling dengan roda gila, nyawa korban tidak bisa ditolong setelah mengalami memar pada sekitar leher dan tangan," terang Anjar, Selasa (29/10/2013).

lanjut Anjar, berdasarkan keterangan saksi, Rahmat (19) yang juga rekan korban satu kapal, mengatakan, peristiwa itu terjadi saat kapal sudah mendekati pelabuhan pelelangan ikan.

Kapolres Kendari menambahkan, pihaknya membawa korban ke Rumah Sakit Santa Ana untuk divisum. "Setelah korban dilarikan ke rumah sakit terdekat, polisi mengamankan lokasi kejadian, memeriksa para saksi dan menghubungi keluarga korban," tandas Anjar.

Editor : Farid Assifa


03.33 | 0 komentar | Read More

Klenteng Timbul di Tengah Laut


KOMPAS.com - Suatu pagi Agni Malagina, seorang sinolog dari Universitas Indonesia, melompat ke dalam perahu klotok—sebutan setempat untuk perahu motor. Perahu yang menderum itu membawanya menyusuri kampung nelayan di Dusun Merpati, Muara Kakap, Kalimantan Barat. Demikian Agni mengawali penuturan kisah melancongnya kepada National Geographic Indonesia.

"Fakta menarik, masyarakat Muara Kakap 80 persen adalah keturunan Cina," ungkapnya. "Mereka adalah keturunan orang Tiociu dan Khek (Hakka). Orang Tiociu berasal dari daerah Guangdong, sedangkan orang Khek berasal dari daerah Fujian."

Perahu klotok membelah sungai yang diapit permukiman nelayan. Seorang ibu, yang tengah mencuci peralatan rumah tangga dan baju di tepian sungai yang berair cokelat, membalas lambaian tangan Agni. Rumah panggung sang ibu itu terbilang sempit, reyot, dan kumuh. Di belakang deretan rumah itu tertambat sampan-sampan dengan dayungnya.

Semua perahu yang menuju muara, demikian menurut Agni, akan melewati kolong titian kayu nan melengkung. Di tengah titian itu terdapat papan hijau beraksara merah lusuh: "Jembatan Bintang Tujuh"—lengkap dengan aksara Cinanya. Titian tersebut menghubungkan Dusun Merpati dengan Pasar Kakap dan pusat kegiatan pemerintahan.

Setelah perahu melewati kolong jembatan, "Kami berhadapan dengan muara sungai yang dipenuhi jermal-jermal penangkap ikan," ungkapnya.

Tatkala perahu lepas dari muara menuju Selat Karimata, tampak tiga bubungan atap bangunan kayu di tengah laut. Dinding-dindingnya bercat biru, kontras dengan pelisir merah pada atapnya. Tiang-tiang pancang kayu intan yang menopangnya telah membuat bangunan itu seolah menyembul dari lautan lepas. Warga menyebutnya Klenteng Timbul atau Pekong Laut.

Jiwa sinolog Agni pun bergelora, dia menyelisik simbol-simbol mitologi Cina dalam klenteng itu. "Tiga itu angka penting lambang trinitas—langit, Bumi, dan manusia," demikian interpretasi Agni soal jumlah bubungan atap dalam bangunan tradisi Cina.

Dua bubungan klenteng itu masing-masing berhias dua naga bercat putih yang mengapit mutiara. "Naga melambangkan elemen Yang simbol kekuatan tertinggi dan keberuntungan," ungkapnya. "Sedangkan mutiara merupakan simbol kesehatan dan kesejahteraan."

ementara, bubungan lainnya menampilkan sosok burung phoenix. Menurutnya, sosok satwa mitologi ini "melambangkan elemen Yin simbol kerendahan hati, kebajikan, kebaikan, dan kesopanan."

Sejak dibangun pada 1960-an, klenteng ini banyak dikunjungi peziarah atau umat yang hendak bersembahyang pada dewa-dewa Tao. "Biasanya mereka membayar Rp100 ribu untuk transportasi air rute pergi-pulang."

Muara Kakap berada di Kabupaten Kubu Raya, sekitar 25 kilometer dari Pontianak, Ibu Kota Provinsi Kalimanatan Barat. Muara ini menghadap langsung ke hamparan Laut Cina Selatan nan membiru.

Perahu Agni merapat ke dermaga klenteng. Dia meniti tujuh anak tangga kayu, lalu sampailah ke beranda Klenteng Timbul yang berpagar dan bernuansa merah. Dia menyaksikan dua tiang kayu penyangga atap beranda yang berhias bunga teratai bersusun tujuh dengan warna jambon memudar.

Di beranda klenteng itu tersemat papan nama klenteng beraksara Cina. "????—Xiao Yi Shen Tang," Agni mengejanya. Artinya, Klenteng Darma Bakti.

Terdapat tiga pintu masuk menuju ruangan dalam klenteng. Masing-masing pintu berhiaskan lukisan sosok dua dewa dalam mitologi Cina. "Itu Dewa pintu," ungkapnya. "Namanya Qin Qiong dan Yuchi Gong, atau Shen Shu dan Yu Lei."

Dewa utama klenteng ini adalah Guan Yu atau dikenal dengan sebutan Guan Gong atau Kwan Kong (Dewa Perang), demikian ungkap Agni. Sang Dewa dipercaya melindungi kehidupan dan aktivitas umat.

"Tak hanya dipuja oleh orang biasa dengan pelbagai profesi," ujarnya, "dewa ini konon dipuja juga oleh serikat rahasia—mafia—dan perkumpulan rahasia lainnya."

"Daerah Sungai Kakap terkenal menjadi tempat permukiman orang Cina yang mengidentifikasikan dirinya dengan sebutan 'Cin', 'Cina', 'Cinday'—CinaDayak," ungkap Agni. "Belakangan saja muncul kata 'Tionghoa' yang sering digunakan oleh pejabat dan aparat pemerintah untuk menyebut orang Cina Kakap."

Sekiranya singgah ke Muara Kakap, cecapi juga santapan khasnya: Pengkang. Makanan ini terbuat dari kerang yang dibumbui, lalu dibungkus daun pisang. Biasanya pengkang dibakar atau dikukus, kemudian disantap bersama nasi dan sambal. "Semacam kerang dengan daging yang besar," ungkap Agni. "Rasanya gurih." (Mahandis Y. Thamrin/National Geographic Indonesia)

Editor : Yunanto Wiji Utomo


03.33 | 0 komentar | Read More

Lima Murid SD Tersengat Listrik di Pondok Kelapa, Dua Tewas

JAKARTA, KOMPAS.com — Lima pelajar SD Negeri 4 Bintara Jaya, Bekasi Barat, tersengat arus listrik di sebuah Lapangan Perumahan Palem Indah Blok Y, RT 02 RW 14, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (29/10/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Dua dari tiga pelajar tersebut meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Seorang warga sekitar yang sempat menolong para korban, Soni (40), mengatakan, awalnya dia tengah berteduh di pos keamanan lingkungan di dekat lokasi kejadian. Tak lama kemudian, terdengar laporan dari perangkat komunikasi dalam pos itu dan menyatakan ada siswi pelajar sekolah yang pingsan di lapangan kompleks tersebut. Soni bersama puluhan orang lain mendatangi lokasi kejadian. Ternyata, warga sudah berkumpul di lokasi, tetapi belum dapat melakukan tindakan apa pun karena mengetahui para korban tersengat listrik pada pagar lapangan tersebut.

"Anak-anak ketumpuk di lapangan voli. Yang satu paling depan, tangannya nyangkut di pagar," kata Soni saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa sore.

Saat Soni datang, kondisi korban membiru. Mereka tersengat listrik dengan posisi berjejer dan saling menempel. Korban diduga hendak menolong temannya yang pertama tersengat aliran listrik tersebut.

"Yang dua posisinya enggak bergerak, yang dua masih. Kalau yang satu, sempat kesetrum juga, tapi lolos. Dia yang ada di jalanan teriak-teriak minta tolong," ujar Soni.

Korban akhirnya ditolong setelah listrik di sekitarnya dimatikan. Namun, dia tak dapat memastikan dari mana sumber listrik yang mengalir di pagar besi tersebut.

Seorang anggota Polsek Metro Duren Sawit menyebutkan, kelima pelajar tersebut bernama Zilda, Rostika, Sri Mulyani, Tasya, dan Putri. Rata-rata korban berusia 10 tahun. Dari kejadian tersebut, Tasya dan Putri meninggal dunia. Semua korban dibawa ke Klinik Satpa Mitra. Para korban selamat juga mendapatkan perawatan di tempat yang sama.

Editor : Laksono Hari Wiwoho


03.33 | 0 komentar | Read More

Z Bukan Huruf Terakhir Andromax

JAKARTA, KOMPAS.com - Andromax Z bukan varian terakhir dari keluarga Android Smartfren. Setidaknya, masih ada satu lagi yang akan jadi perangkat ketujuh.

Pada Senin (28/10/2013), Smartfren resmi merilis Andromax Z. Keluarga terbaru Andromax ini merupakan generasi ke-6.

Sebelumnya Andromax pernah muncul dalam Andromax C, Andromax I, Andromax U, Andromax V dan Andromax T.

Menurut Sukaca Purwokardjono, Head of Smartphone PT.Smartfren Telecom, masih akan ada satu seri Andromax lagi. Smartfren berencana untuk memiliki tujuh produk bernama Andromax.

"Ada 1 Andromax lagi yang sedang dipersiapkan oleh Smartfren. Rencananya sebagai penutup line up Andromax dan akan dikeluarkan dalam waktu dekat ini," Sukaca menambahkan.

Selama ini, Andromax hadir dengan variasi harga yang berbeda-beda sesuai target pasarnya. Diharapkan, adanya tujuh varian Andromax akan mampu menjangkau segala kalangan.

"Tujuannya ya memang Smartfren ingin hadir pada beragam lapisan masyarakat dan dijadikan pilihan dibanding para pesaingnya. Maka dari itu ada tujuh line up Andromax," ujar Sukaca.

Andromax Z akan tersedia di pasaran pada 30 Oktober mendatang dengan harga Rp 2.799.000. Sedangkan untuk "adik kecil"-nya, pihak Smartfren belum menjelaskan kapan waktu pasti seri Andromax itu akan diresmikan.

Akan seperti apa wujud anggota keluarga terakhir Andromax nanti?


03.33 | 0 komentar | Read More

Rikwanto: Siswi Pemeran Video Asusila Bersikeras Dirinya Dipaksa

Written By bopuluh on Senin, 28 Oktober 2013 | 03.33

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika diperiksa oleh penyidik dari Polres Metro Jakarta Pusat, AE, pelajar siswi dalam video asusila di ruang kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Jakarta, mengaku dirinya dipaksa untuk melakukan perbuatan tersebut.

"AE mengatakan dirinya dipaksa untuk melakukan hal tersebut. Ini tidak singkron dengan keterangan saksi lainnya," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (28/10/2013).

Untuk itu, lanjut Rikwanto, polisi akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi untuk mengonfirmasi keterangan yang didapat dari AE.

Selain tidak singkron dengan keterangan saksi, keterangan AE juga tidak sesuai dengan fakta yang didapat di lapangan.

Sementara itu FP, pelajar pria dalam video tersebut belum diperiksa oleh penyidik. Menurut Rikwanto, FP baru akan menjalani pemeriksaan pada pekan ini.

Sampai saat ini, polisi telah memeriksa 17 orang saksi. Sepuluh di antaranya adalah murid SMPN 4 Jakarta yang merekam dan menonton video tersebut.

Kepala sekolah dan wakilnya juga sudah diperiksa, beserta guru BP dan wali kelas pemeran video. Polisi juga memeriksa tiga orang petugas keamanan sekolah.

Kejadian berawal saat orangtua AE melaporkan bahwa anaknya telah dipaksa oleh temannya untuk melakukan hubungan intim di sekolahnya. Ia juga melaporkan bahwa anaknya diancam akan dilukai bila menolak permintaan salah satu temannya.

Setelah memeriksa video yang dimaksud, polisi tidak menemukan adanya unsur paksaan. Polisi justru melihat mimik wajah pelajar yang ada di dalamnya terlihat bergembira. 

Editor : Eko Hendrawan Sofyan


03.33 | 0 komentar | Read More

Kerbau Doti Membawa Daud Jadi Seorang Miliarder


MAMASA, KOMPAS.com - Banyak peluang dan jalan halal untuk menjadi kaya raya, tak perlu korupsi. Di Mamasa, Sulawesi Barat, seorang warga, Daud Tandiarwan menjadi miliarder dengan beternak kerbau. Dalam tempo tak lebih dari 10 tahun, belasan ekor kerbau miliknya kini sudah mencapai Rp 4 miliar lebih. Beberapa di antaranya adalah kerbau doti atau tedong doti.

Sepuluh tahun yang lalu, Daud Tandiarwan baru memiliki satu ekor kerbau, itu pun harta warisan dari orangtuanya. Semula, kerbau miliknya diternakkan bersama kerbau milik orangtua dan saudaranya di sebuah kandang di Mamasa, Sulawesi Barat. Namun berkat ketekunannnya belajar beternak dan memelihara kerbau secara otodidak, Daud kini sudah memiliki belasan ekor kerbau, termasuk beberapa ekor kerbau doti atau kerbau belang hasil persilangan yang nilai jualnya bisa mencapai Rp 1 miliar lebih.

Menurut Daud, bukan semata timbangan dan berat dagingnya yang membuat kerbau doti menjadi mahal atau memiliki harga yang fantastis, tetapi kekhasan corak warna dan bulu kerbau doti ini yang oleh masyarakat Mamasa dan Toraja dipercaya sebagai pembawa berkah dan rezeki tersendiri. Bagi masyarakat Toraja, mempersembahkan tedong (kerbau) doti adalah sebuah persembahan terbaik untuk leluhur. Masyarakat Toraja dan Mamasa meyakini mempersembahkan tedong doti yang mahal akan membuahkan pahala yang besar pula. Tak heran jika kerbau doti yang beratnya mencapai satu ton ini menjadi incaran warga.

Memiliki kerbau doti menjadi salah satu gengsi tersendiri bagi warga Mamasa dan Toraja. Kerbau biasa di Mamasa saja nilai jualnya bisa mencapai Rp 80 juta hingga Rp 350 juta per ekor, tergantung umur dan bobot badannya. Sementara kerbau belang atau kerbau doti yang memiliki warna bulu khas bisa mencapai Rp 1,2 miliar seperti yang pernah dijual warga Toraja dalam persembahan pesta kematian untuk menghormati leluhur mereka yang telah meninggal.

Bagi maasyarakat Mamasa, menghasilkan tedong doti tidak semata karena usaha, tetapi juga ada faktor keberuntungan. Sebab, banyak peternak tedong doti justru tak menghasilkan anakan tedong doti, melainkan hanya kerbau biasa yang nilai jualnya murah.

Berawal dari baca buku kiat usaha

Untuk memelihara dan membesarkan tedong doti, Daud mengaku hanya memberi rumput segar yang bebas pestisida. Dia juga memandikan doti setiap hari dengan menggunakan sabun dan sampo layaknya manusia. Selain melakukan kontrol rutin setiap hari oleh lima pekerja yang digaji khusus, Daud juga memanfaatkan jasa petugas Dinas Peternakan setempat untuk melakukan check up atau kontrol kesehatan pada kerbau peliharaannnya.

Usaha beternak kerbau doti diawali Daud yang mantan kepala Dinas Perhubungan Mamasa ini dari membaca sebuah buku tentang kiat berusaha. Saat ini, harga termurah satu ekor kerbau biasa yang baru berumur enam bulan bisa mencapai Rp 50 juta per ekor. Sedang yang berukuran besar bisa mencapai Rp 350 juta per ekor. Kerbau belang atau tedong doti yang memiliki kesempurnaan bulu dan warna belang yang khas, harganya bisa mencapai Rp 1 miliar lebih.

Harga termurah kerbau doti yang pernah dijual Daud, mencapai Rp 750 juta. Kerbau ini dibeli pengusaha asal Toraja belum lama ini.

"Kerbau doti termahal yang sudah saya jual nilainya mencapai Rp 750 juta per ekor, di tempat lain yang kerbau belangnya lebih bagus, harganya bisa mencapai satu miliar lebih," jelas Daud.

Dari belasan ekor kerbau miliknya, termasuk kerbau biasa, jika ditaksir totalnya bisa mencapai Rp 4 miliar lebih. Daud tak hanya mendapatkan keuntungan ekonomis dari hobinya beternak kerbau doti, tapi juga sudah mepekerjakan sedikitnya lima pegawai dengan gaji yang lumayan besar untuk ukuran di desa.

Editor : Farid Assifa


03.33 | 0 komentar | Read More

Golkar: Kalau Kenal Dekat dengan Ical, Pasti Jatuh Hati

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, menyampaikan pidato politiknya dalam acara Deklarasi Presiden dari Partai Golkar, di SICC, Sentul, Bogor, Minggu (1/7/2012). Aburizal maju sebagai capres dari partai Golkar berdasarkan keputusan Rapat Pimpinan Nasional ke-3 PG beberapa waktu lalu. | TRIBUNNEWS/DANY PERMANA


JAKARTA, KOMPAS.com -
Berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, popularitas Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical tidak sebanding dengan elektabilitasnya sebagai bakal calon Presiden di Pemilu 2014. Elektabilitas Ical masih jauh di bawah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Bagaimana tanggapan pihak Golkar? Wakil Sekjen DPP Golkar Nurul Arifin mengatakan, popularitas Ical tidak lagi menjadi masalah. Pasalnya, kata dia, serangan udara sudah masif dilakukan melalui televisi milik Ical.

Namun, Nurul mengakui bahwa elektabilitas masih menjadi masalah. Ia melihat Ical kurang menyentuh di hati rakyat. Berbeda dengan Jokowi, kata dia, yang setiap hari kegiatannya di Jakarta terekspos oleh media massa.

"Kita harus bisa sentuh hati pemilih. Mungkin Pak Jokowi dianggap jadi bagian dari rakyat. Pak ARB kurang dikenal publik secara dekat. Sebetulnya kalau publik kenal dekat, paling tidak mendengarkan bicaranya akan jatuh hati," kata Nurul di Jakarta, Senin ( 28/10/2013 ).

Nurul menambahkan, masalah lain, yakni tingginya resisten dari parpol lain terhadap Ical. Meski demikian, pihaknya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Ical maju dalam Pilpres 2014 .

"Kami berharap Golkar menang dulu di Pileg," pungkas anggota Komisi II DPR itu.

Seperti diberitakan, elektabilitas Ical berdasarkan hasil survei berbagai lembaga survei masih di bawah Jokowi dan Prabowo Subianto. Padahal, Jokowi belum dipastikan maju dalam pilpres oleh PDI Perjuangan.

Ical pun semakin masif melakukan kampanye, baik melalui televisi maupun road show ke berbagai daerah. Meski demikian, kepastian pencapresan tergantung dari hasil pileg pada April 2014 .

Editor : Caroline Damanik

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

03.33 | 0 komentar | Read More

\"Long March\" 18 Hari Purwokerto-Jakarta, Anak Desa Kampanye Bisa Sekolah

Peserta pendidikan layanan khusus dari Kampung Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Purwokerto, Jawa Tengah, mendapatkan penjelasan dari Kepala Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat Pusat Informasi dan Humas, Sigid Nurkusumo, di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Rabu (23/10/2013) lalu. | Dok Kemdikbud

JAKARTA, KOMPAS.com - Semangat juang anak-anak dari pelosok Kabupaten Purwokerto, Jawa Tengah, ini patut diacungi jempol. Selama 18 hari sejak 5 Oktober lalu, mereka melakukan long march dari kampungnya menuju Jakarta untuk mengkampanyekan anak desa bisa sekolah.

Kedatangan mereka disambut hangat pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), khususnya olegh Kepala Subbidang Pengelolaan Aspirasi Masyarakat Pusat Informasi dan Humas, Sigid Nurkusumo, di Kantor Kemdikbud, Jakarta, Rabu (23/10/2013) lalu.

"Jalan kaki dari Purwokerto sebanyak 20 anak, malamnya tetap istirahat. Selama dalam perjalanan mereka belajar tentang kehutanan dan pertanian. Anak-anak ini dari pendidikan layanan khusus (PLK)," kata penanggung jawab Boarding School Mbangun Desa, Muhammad Adib, yang turut mendampingi.

"Saya ke Jakarta sekaligus untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda," kata salah seorang peserta dengan antusias.

Peserta long march itu PLK pendidikan menengah. Mereka berasal dari Kampung Pesawahan, Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Purwokerto, Jawa Tengah. Turut bergabung dengan mereka, sebanyak 28 anak dari PLK pendidikan dasar, yang datang menyusul menggunakan kendaraan bus.

Adib, menjelaskan, kampung mereka berada di tengah-tengah hutan. Dia mengatakan, akses ke kampung mereka susah dan lokasi sekolah formal jauh.

"Persoalan lain mereka tidak sekolah karena tidak mampu dan tuntutan kerja dari orang tua," katanya.

Peraih Anugerah Peduli Pendidikan dari Kemdikbud tahun lalu ini mengatakan, konsep PLK di kampungnya adalah membangun desa. Jadi, kata dia, mereka belajar untuk menjadi kader di desanya.

"Kampung ini jadi laboratorium dan tempat mereka belajar praktik," katanya.

Adib menambahkan, di kampung mereka terdapat sebanyak 97 kepala keluarga dan 317 jiwa. Di antaranya terdapat sebanyak 26 anak usia sekolah yang tidak sekolah.

Selama berada di Jakarta mereka berencana mengunjungi sejumlah kantor kementerian dan kantor perbankan nasional. Mereka juga berharap dapat bertemu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani SBY di Istana bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2013) ini.

"Surat permohonannya sudah dikirimkan sebulan lalu. Kami mau bikin upacara kebangkitan anak-anak desa di Istana," pungkas Adib. (AGUNG SW/PIH)

Editor : Latief


03.33 | 0 komentar | Read More

Buruh Ngotot soal Harga Kontrakan, KHL DKI Ditetapkan

Written By bopuluh on Minggu, 27 Oktober 2013 | 03.33


JAKARTA, KOMPAS.com -- Penetapan besaran Komponen Hidup Layak (KHL) pekerja di DKI Jakarta telah ditetapkan Dewan Pengupahan DKI pada Jumat (25/10/2013) dengan besaran RP 2.299.860. Dalam sidang yang dihadiri unsur serikat pekerja sempat diwarnai adu ngotot terkait penetapan tersebut.

Sarman Simanjorang, Anggota Dewan Pengupahan Jakarta mengungkapkan, saat sidang digelar, buruh ngotot untuk meminta biaya sewa kamar dikisaran Rp 800.000 hingga Rp 900.000 per bulan. Sementara hasil survei Dewan Pengupahan diketahui harga sewa kamar, yang merupakan salah satu dari sekian banyak komponen hidup layak buruh, itu sebesar Rp 570.000 per bulan.

"Pemerintah akhirnya ambil jalan tengah dengan menjumlahkan Rp 800.000 ditambah Rp 650.000 ditambah dari unsur pengusaha yang konsisten sebesar Rp 570.000, kemudian dibagi tiga. Akhirnya dapat Rp 671.000 per bulan," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (27/10/2013).

Selain soal komponen biaya sewa kamar, penetapan KHL juga sempat ditentang serikat pekerja. Angka sebesar RP 2.299.860 didapat Dewan Pengupahan dari rumusan yang telah disepakati Wakil Gubernur, yakni penghitungan hasil survei selama 2013 dengan angka regresi dan proyeksi di tahun berikutnya.

Besaran angka ini ditolak oleh unsur serikat pekerja. Mereka meminta angka KHL diambil dari angka proyeksi bulan Desember 2014, yakni sebesar RP 2.767.000. Namun, anggota dewan pengupahan lainnya tak setuju.

Mereka menilai, permintaan serikat pekerja tak memiliki dasar yang kuat. Unsur serikat pekerja pun melaksanakan walk out dari ruang sidang. Namun, manuver tersebut tak membuat penetapan KHL ditunda.

Berdasarkan tata tertib, hasil survei KHL, yakni sebesar RP 2.299.860 akhirnya ditetapkan sidang itu. "Tahun lalu juga unsur pengusaha walk out saat penetapan UMP. Tapi keputusannya tetap sah sebagai produk resmi dewan pengupahan," lanjut Sarman.

Dengan ditetapkannya KHL DKI, maka angka itu akan dibawa ke tahap selanjutnya, yakni menetapkan besaran Upah Minimun Provinsi (UMP) di tahun 2014. Dalam menetapkan UMP Dewan Pengupahan DKI Jakarta akan memperhatikan dengan sungguh-sungguh Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2013 tentang Kebijakan Penetapan Upah Minimum Dalam Rangka Keberlangsungan Usaha dan Peningkatan Pekerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta No 9 Tahun 2013 tentang tanggal 2 Oktober 2013 tentang Upah Minimum yang baru saja keluar.

Seperti diketahui, besaran UMP setiap tahun direvisi. Tahun 2013 ini, UMP diketahui sebesar RP 2,2 juta, naik dari UMP 2012, yakni Rp 1,9 juta. UMP didapat dari survei Dewan Pengupahan DKI atas KHL.

KHL adalah adalah standar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh seorang pekerja/buruh lajang untuk dapat hidup layak baik secara fisik, non fisik dan sosial, untuk kebutuhan satu bulan. 

Editor : Eko Hendrawan Sofyan


03.33 | 0 komentar | Read More

Indonesia Alami Krisis Pangan?


JAKARTA, KOMPAS.com - Peneliti Oxfam untuk Koalisi Rakyat Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah menyatakan Indonesia saat ini sudah rawan pangan akibat banyaknya komoditas penting yang diimpor.

"Menurut saya Indonesia sudah mengalami kerawanan pangan. Tidak terasa. Kita tidak sadar apa yang di depan meja itu berasal dari luar," kata Said dalam diskusi di Cikini, Jakarta, Minggu (27/10/2013).

Said menuturkan, pada tahun 2011, neraca perdagangan komoditas pangan Indonesia mengalami defisit hingga menembus angka 6 juta dollar AS. Dari berbagai komoditas pangan itu, tiga komoditas yang menjadi penyumbang defisit terbesar, yaitu beras, gandum dan jagung.

Menurut Said, saat ini lima komoditas utama masyarat Indonesia, yaitu beras, jagung, gula, daging, dan kedelai, diimpor dari luar negeri. Indonesia, kata Said, masih beruntung karena kelima komoditas tersebut masih stabil di pasar internasional. "Baru kedelai saja yang kemarin bergejolak," ucapnya.

Sementara itu, profesor dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa memprediksi jika tren itu berlanjut dan dibiarkan, krisis pangan akan terjadi pada pertengahan pemerintahan mendatang.

"Menurut perhitungan kami, 2014 ini masih aman," katanya. Membantah teori keunggulan komparatif yang dicetuskan David Ricardo, Andreas berpendapat jika negara ingin maju, ia seharusnya memproduksi semua komoditas, terutama komoditas pangan.

Pemerintah seharusnya fokus pada komoditas pangan, kata Andreas, karena komoditas ini menempati posisi terpenting dalam sebuah negara.

"Ketergantungan sebuah negara akan pangan, bila terjadi fluktuasi harga, kemudian impor kita besar, ekonomi akan kolaps," ujarnya.

Reformasi 1998 di tanah air, kata Andreas, juga dipicu adanya krisis beras di berbagai daerah yang kemudian meletup di tingkat pusat. Begitu juga dengan terjadinya revolusi di Timur Tengah yang diakibatkan adanya krisis pangan. "You control food, you control people," katanya.

Ia pun mencontohkan pemerintah Amerika Serikat yang tidak segan menggelontorkan dana besar-besaran bagi para petaninya, terutama dalam hal menstabilisasi harga pangan. Indonesia, kata Andreas, seharusnya mencontoh AS yang dianggap sebagai model terbaik dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

OJK menilai perlu upaya ekstra memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai asuransi…

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


03.33 | 0 komentar | Read More

Dengan Ban Lunak Lorenzo Hidupkan Kembali Harapan Yamaha

MOTEGI, KOMPAS.com - Jorge Lorenzo menghidupkan kembali harapan Yamaha dengan menjuarai GP Jepang, di Sirkuit Twin Ring Motegi, Minggu (27/10/2013). Lorenzo kini hanya terpaut 13 poin dari Marc Marquez yang masih memimpin klasemen dengan 318 poin. Ia masih memiliki kesempatan terakhir untuk mempertahankan gelar juara dunia, pada GP Valencia, di Spanyol, dua pekan mendatang.

"Ketika melihat balapan Moto3 dan Moto2 hari ini, kalian tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi. Hingga kami menyelesaikan balapan, kami tahu perlombaan belum berakhir," kata Lorenzo. "Saya bukan pebalap yang sedang memimpin (klasemen) dan bukan jadi penentu. Jadi, mari kita lihat bagaimana strategi kami di Valencia. Saya pebalap dengan kemenangan terbanyak musim ini dan itu sangat penting."

Lorenzo menyelesaikan balapan dan finis di depan Marc Marquez dan Dani Pedrosa yang menempati posisi dua dan tiga.

"Jika melihat hasil pemasanan, urutan pertama hingga ketiga adalah pebalap Honda. Artinya, lintasan ini sangat baik untuk mereka. Jadi, menang di sirkuit Honda setelah mengambil begitu banyak risiko dengan ban, merupakan sesuatu yang membahagiakan. Ini benar-benar balapan yang menyulitkan secara fisik, tapi saya terus berkonsentrasi karena benar-benar menginginkan kemenangan ini," kata Lorenzo.

Tim Lorenzo memutuskan untuk menggunakan ban lunak, beberapa saat sebelum balapan. Keputusan tersebut dirasa tepat oleh Lorenzo yang akhirnya tak kehilangan posisi sejak memulai balapan dari pole position.

"Kami membuat keputusan tersebut menjelang balapan. Sebelum balapan, suhu 10 derajat lebih hangat dibanding pagi hari dan saya merasa lebih baik menggunakan ban lunak. Saya pikir itu adalah pilihan yang tepat bagi saya di Yamaha, tapi untuk Honda mungkin mereka lebih baik menggunakan ban berbeda," ujar Lorenzo.

Editor : Pipit Puspita Rini


03.33 | 0 komentar | Read More

Sayang, Indonesia Gagal Bawa Pulang Piala Suhandinata

JAKARTA, Kompas.com - Meski sudah berjuang keras, putera puteri Indonesia gagal membawa pulang Piala Suhandinata, lambang supremasi kejuraan dunia beregu  campuran yunior BWF, Minggu (27/10/2013).

Di final yang berlangsung di stadion Hua Mark, Bangkok, Indonesia dikalahkan Korea Selatan 2-3, meski sempat unggul 2-1.

Korea memastikan kemenangan di nomor terakhir di ganda puteri setelah Kim Ji Won/Chae Yoo Jung tampil terlalu kuat buat pasangan Indonesia, Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Daniella Florensia Mapasa  21-18, 21-11.

Di partai sebelumnya, tunggal puteri Hanna Ramadhini juga gagal menyumbangkan poin setelah dikalahkan  tunggal puteri Korea, Kim Hyo Min 15-21, 18-21.

Indonesia  sempat unggul 2-1  setelah ganda putera Kevin Sanjaya Sukamuljo/Arya Maulana Aldiartama mengalahkan ganda putera Korea,  Sol Kyu Choi/Kwang Hee Heo 21-16, 22-20.

Kemenangan Kevin dan Arya ini sekaligus membawa tim Indonesia unggul 2-1 atas Korea. Indonesia meraih poin pertama melalui ganda campuran Kevin sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin yang mengalahkan Sol Kyu Choi/Yoo Jung Chae 21-19. 21-16.

Namun  Korea mampu menyamakan kedudukan 1-1 setelah di nomor tunggal putera, Hyuk Jin Jeon berhasil memadamkan harapan Indonesia, Jonatan Christie 21-16. 21-19.

Hasil runner up ini sudah merupakan perolehan yang luar biasa buat anak-anak yunior Indonesia. Apalagi di babak semifinal mereka mampu mengalahkan juara bertahan China dengan angka 3-2.

Piala Suhandinata merupakan supremasi  kejuaraan dunia beregu campuran yunior. Namanya diambil dari tokoh bulu tangkis dunia asal Indonesia, Suharso Suhandinata.

Sumber : tournamentsoftware

Editor : Tjahjo Sasongko


03.33 | 0 komentar | Read More

Vettel Makin Tak Terbendung pada Kualifikasi GP India

Written By bopuluh on Sabtu, 26 Oktober 2013 | 03.33

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel melanjutkan perfoma gemilangnya pada GP India yang berlangsung di Sirkuit Buddh International, akhir pekan ini. Setelah menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas satu hingga tiga, Vettel juga meraih posisi terbaik untuk memulai balapan sebagai pole sitter, dengan mencatat waktu tercepat pada babak kualifikasi, Sabtu (26/10/2013).

Esteban Gutierrez menjadi pebalap pertama yang turun ke lintasan saat kualifikasi, sekaligus mencatat waktu tercepat yaitu 1 menit 27,529 detik. Menit berikutnya, Nico Rosberg, Adrian Sutil, dan Jenson Button ikut masuk lintasan, lalu diikuti pebalap lainnya.

Lewis Hamilton yang sempat terlempar ke posisi tujuh langsung naik dan memimpin pada menit terakhir dengan 1 menit 25,802 detik. Sebastian Vettel menggeser Hamilton dengan 1 menit 25,665, sebelum terlewati Button yang akhirnya menguasai kualifikasi pertama setelah mencatat 1 menit 25,574 detik.

Pebalap Lotus, Romain Grosjean, menjadi satu-satunya yang masih menggunakan ban medium. Kurang kompetitif, Grosjean tereliminasi dari seleksi pertama. "Ini tidak mungkin!" kata Grosjean melalui radio tim, karena tak menyangka tersingkir pada awal kualifikasi. Lima pebalap lain yang tersingkir adalah Pastor Maldonado, Jules Bianchi, Giedo van der Garde, Charles Pic, dan Max Chilton.

Raikkonen turun pertama ke lintasan pada kualifikasi dua dan menjadi yang tercepat dengan 1 menit 26,279 detik. Posisinya tergeser Alonso, sebelum dua pebalap Mercedes, Rosberg dan Hamilton, melesat dan mengklaim posisi satu dan dua pada menit tujuh.

Selanjutnya, Mark Webber dan Vettel bergantian meraih posisi puncak pada menit 11 dan 12. Mereka bertahan hingga 15 menit kualifikasi dua berakhir. Enam pebalap yang tereliminasi dari kualifikasi adalah Daniel Ricciardo, Paul di Resta, Adrian Sutil, Jean-Eric Vergne, Valtteri Bottas, dan Gutierrez.

Sepuluh pebalap tersisa kembali ke lintasan untuk berebut pole position pada kualifikasi ketiga atau terakhir. Alonso menjadi yang tercepat saat sesi ini berjalan empat menit, dengan 1 menit 25,826 detik. Menit berikutnya, Vettel merebut posisi puncak dengan catatan waktu mengejutkan, 1 menit 24,119 detik.

Vettel yang tak tergeser akhirnya menjadi pole sitter untuk balapan besok, Minggu (27/10/2013). "Ya, kawan! Kita melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Kerja bagus, mobil sangat hebat," kata Vettel melalui radio tim.

Hasil Kualifikasi:
1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 24.119s
2. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 24.871s
3. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 1m 24.941s
4. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 25.047s
5. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 25.201s
6. Kimi Raikkonen Finland Lotus-Renault 1m 25.248s
7. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari 1m 25.334s
8. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 25.826s
9. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes 1m 26.153s
10. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 26.487s

11. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari 1m 25.519s
12. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 1m 25.711s
13. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 25.740s
14. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari 1m 25.798s
15. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 1m 26.134s
16. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 1m 26.336s 

17. Romain Grosjean France Lotus-Renault 1m 26.577s
18. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault 1m 26.842s
19. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth 1m 26.970s
20. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault 1m 27.105s 
21. Charles Pic France Caterham-Renault 1m 27.487s
22. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth 1m 28.138s

Editor : Pipit Puspita Rini


03.33 | 0 komentar | Read More

Pemerintah Cenderung Minta Axis dan XL Digabung


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kementerian Komunikasi dan Informatika cenderung untuk meminta operator telepon seluler XL dan Axis bergabung, bukan akuisisi. Dengan penggabungan, mereka tidak akan memiliki lima blok atau menguasai blok terbanyak di layanan 3G.

"Saat ini XL memiliki tiga blok, sementara Axis memiliki dua blok. Jika mereka akuisisi, mereka tetap menguasai lima blok. Jika merger (bergabung), blok yang dikuasai mereka akan kurang dari lima blok," kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Gatot S Dewa Broto, saat dihubungi Kompas, Jumat (25/10/2013).

Namun, Gatot mengatakan, masalah ini belum menjadi keputusan tetap karena masih dalam taraf kajian. Jika kajian yang dilakukan oleh tim Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) selesai, kajian ini akan diserahkan kepada Menteri Kominfo untuk dibuatkan keputusan. "Kapan waktunya keputusan ini dibuat, belum bisa ditentukan. Menteri juga masih mempelajari dokumen administrasi, finansial, dan teknis dari kedua perusahaan," ujar Gatot.

Selama ini operator 3G adalah Telkomsel, Indosat, XL, Axis, dan Tri. Kelima operator ini telah memigrasi blok 3G di frekuensi 2,1 GHz pada 21 Oktober 2013. Urutan baru setelah migrasi dari 12 blok yang ada di 2,1 GHz ini menjadi Tri di blok 1-2, Telkomsel di blok 3-4-5, Indosat di blok 6-7, XL di blok 8-9-10, dan Axis di blok 11-12.

Apabila XL dan Axis bergabung, hanya akan ada empat operator yang memberikan layanan 3G. Dengan demikian, para operator itu bisa memberikan layanan yang lebih leluasa dan lebih baik kepada pelanggan. Apalagi hingga kini belum semua operator mendapat alokasi spektrum yang sama untuk menggelar koneksi pita lebar bergerak (mobile broadband). Padahal, kebutuhan lebar pita (bandwidth) masa depan kian besar sehingga setiap operator membutuhkan spektrum yang semakin besar.

Untuk memberikan kajian yang terbaik, Kementerian Kominfo telah memanggil operator lain, yakni Telkomsel, Indosat, dan Tri, untuk dimintai pendapat mengenai penggabungan XL dan Axis. "Mereka sangat mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini," kata Gatot.

Anggota BRTI, M Ridwan Effendi, mengatakan, BRTI akan mempelajari rencana bisnis operator telepon seluler XL dan Axis untuk 10 tahun ke depan. Hal itu karena BRTI harus membuat rekomendasi teknis yang tepat bagi kepemilikan frekuensi antara XL dan Axis.

"Kami juga akan melihat model laporan operator di Amerika Serikat ke Federal Communications Commission (FCC) dalam kasus merger, terutama tata cara penilaian kelayakan merger untuk sektor telekomunikasi," kata Ridwan.

"Frekuensi adalah aset negara. Semua harus memahami frekuensi alat untuk berusaha, bukan merupakan aktiva atau aset yang bisa dianggap sebagai bagian dari valuasi satu perseroan," ucap Ridwan.

Ridwan menjelaskan, tata cara pengalokasian, pencabutan, dan lainnya tentang frekuensi yang dikelola satu operator ada dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit. PP itu menyatakan, pemegang alokasi frekuensi radio tak dapat mengalihkan alokasi frekuensi radio yang telah diperolehnya kepada pihak lain. Berikutnya, izin stasiun radio tidak dapat dialihkan kepada pihak lain kecuali ada persetujuan dari menteri. Frekuensi radio yang tidak digunakan lagi wajib dikembalikan kepada menteri.

Anggota BRTI, Nonot Harsono, menambahkan, dalam melihat alokasi frekuensi yang pantas untuk XL dan Axis setelah konsolidasi adalah menghitung keseimbangan daya saing. (ARN)

OJK menilai perlu upaya ekstra memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai asuransi…

Editor : Erlangga Djumena


03.33 | 0 komentar | Read More

FPI Tuntut Ahok Turun dari Jabatan Wagub DKI

- Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Habib Novel Bamu'min menyatakan protesnya terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Hal ini terkait dengan komentar Basuki menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Menurut Novel, dia menilai Basuki sangat keberatan dengan imbauan dari Mendagri agar setiap kepala daerah dapat bekerja sama dengan ormas Islam, tak terkecuali seperti FPI.

"Keterangan dari Mendagri inilah yang membuat Ahok gerah. Akhirnya, berkomentar keras dan menyudutkan FPI," kata Habib Novel, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (26/10/2013).

Habib Novel mengatakan, FPI menurutnya mendukung pernyataan dari Mendagri. Dia bahkan menyatakan, jika Basuki tak dapat mengubah sikapnya, FPI akan menuntut Wagub DKI tersebut turun dari jabatannya.

"Kita minta kalau Ahok tidak bisa ubah sikap, kita minta ke DPRD gelar rapat atau apapun lah, bagaimana supaya Ahok bisa turun," ujar Novel.

Demo


Lebih lanjut Novel mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun melakukan aksi di Balaikota DKI Jakarta. Namun, hal itu sedang direncanakan. Opsi lainnya, FPI akan mengirimkan delegasinya untuk bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Basuki sendiri.

"Mungkin lewat delegasi, kalau Senin kita tidak bisa turun. Kita akan minta langsung diagendakan untuk bertemu tokoh Islam dan berikan masukan untuk Ahok. Agar Ahok dapat berkordinasi dan berkerja sama dengan ormas Islam dan ulama," jelas Novel.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku bingung atas imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi kepada Kepala Daerah untuk menjalin kerja sama dengan organisasi masyarakat, seperti Front Pembela Islam (FPI).

Mengapa Basuki bingung? Karena beberapa waktu lalu, kata Basuki, Presiden SBY justru meminta pembubaran FPI. Menurut Basuki, pernyataan Gamawan membingungkan.

Di satu sisi, Gamawan beralasan FPI tidak dapat dibubarkan karena tidak pernah memiliki izin, dan FPI bukanlah sebuah bentuk organisasi masyarakat (ormas).

Di lain waktu, Gamawan justru meminta pemerintah daerah untuk bekerjasama dengan ormas, salah satunya dengan FPI.

Apabila harus bekerja sama, menurut Basuki, Pemprov DKI hanya akan mau bekerja sama dengan ormas yang resmi dan sudah memiliki izin. Selain itu, Pemprov DKI juga akan bekerja sama dengan ormas mana pun, asal tidak anarkis dan menaati konstitusi bukanlah konstituen.


03.33 | 0 komentar | Read More

Ben Spies Pensiun dari Balapan

ITALIA, KOMPAS.com - Ducati dan Ben Spies mengeluarkan pengumuman bahwa pebalap Amerika Serikat tersebut akan pensiun dari dunia balap. Pebalap Pramac Racing tersebut hanya menyelesaikan dua balapan musim ini (Qatar dan Austin) karena cedera bahu parah yang didapat pada Oktober tahun lalu di Malaysia.

Pada sesi latihan bebas GP Indianapolis Agustus lalu, juara dunia Superbike ini kembali mendapat kecelakaan yang membuat bahu kanannya cedera. Kondisi inilah yang makin memberatkan Spies untuk kembali memacu motor di lintasan.

Berikut pernyataan resmi dari Ducati:
"Ducati Motor Holding dan Ben Spies mengumumkan hari ini bahwa pebalap Amerika tersebut tidak akan membalap pada 2014 setelah mencapai kesepakatan mengenai kontrak Ben dengan pabrikan Italia.

Pebalap 29 tahun asal Texas tersebut sudah menandatangani kontrak selama dua musim bersama Ducati, pada akhir musim lalu, untuk balapan 2013 dan 2014 bersama tim satelit Pramac Racing Team.

Hasil operasi pada kedua bahunya membuat Spies merasa bahwa kemampuan fisiknya untuk membalap musim depan masih diragukan, dan keputusan ini dibuat bersama, untuk melepas Ben dari kewajiban membalap pada 2014."

Ben Spies:
"Saya punya harapan besar untuk membalap bersama Ducati, dan Ducati sudah mendukung saya dengan luar biasa selama tahun yang sulit ini, jadi saya sangat kecewa bahwa saya tidak bisa memenuhi target pribadi maupun target tim bersama Ducati.

Saya berterima kasih kepanda semua orang dari organisasi balapan, pabrikan, tim, dan semua pendukung yang sudah menolong dan mendukung saya sepanjang karier. Saya tidak pernah bermimpi akan meraih level sukses seperti ini sepanjang 20 tahun karier balap saya. Tetapi, waktunya datang untuk berhenti dan saya melakukannya dengan kesedihan mendalam."

Editor : Pipit Puspita Rini


03.33 | 0 komentar | Read More

Anas: Pak SBY Jadi Korban Informasi yang Salah

Written By bopuluh on Jumat, 25 Oktober 2013 | 03.33


JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menilai, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seharusnya berhati-hati dalam menerima info dari orang-orang terdekatnya. Menurut Anas, SBY sudah mendapatkan info yang salah sehingga akhirnya menyebarkan pesan singkat yang salah pula.

"Saya kemarin baca lengkap SMS itu dari media. Pak SBY mendengar bahwa yang menyebarkan berita tentang penculikan adalah Anas dan Pasek. Beliau menerima info itu dan info itu salah, keliru, tidak valid," kata Anas di Rumah Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) di Kawasan Duret Sawit, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Meskipun merasa menjadi tertuduh dalam SMS yang disebarkan SBY kepada petinggi-petinggi partai Demokrat itu, Anas mengaku tidak marah ataupun menaruh dendam. Anas justru merasa simpati kepada orang nomor satu di Indonesia itu.

"Saya simpati. Pak SBY ini juga korban. Korban dari informasi yang tidak valid," lanjut Anas.

Anas juga mengaku tidak akan mengikuti langkah pasek yang akan menempuh jalur hukum terhadap SMS tersebut. Menurutnya, semuanya masih bisa diselesaikan dengan cara baik-baik.

"Kalau Pak Pasek kan orang hukum jadi mengambil langkah hukum, kalau saya kan orang budaya," jelas Anas.

Sebelumnya, beredar pesan singkat (SMS) yang di dalamnya secara eksplisit mencantumkan nama Anas Urbaningrum dan Gede Pasek Suardika, Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PPI. Loyalis Anas menduga pesan singkat yang disebutkan dikirim oleh Presiden SBY.

Ada beberapa butir dalam pesan singkat yang kabarnya dikirim kepada Sekretaris Majelis Tinggi Jero Wacik, Ketua Harian Syarief Hasan, Ketua Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin, Ketua Dewan Pembina EE Mangindaan, Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono, dan Direktur Eksekutif Toto Riyanto. Selain itu, pesan singkat juga dikabarkan dikirim ke lima wakil ketua umum, yaitu Max Sopacua, Jhonny Allen Marbun, Nurhayati Ali Assegaf, Agus Hermanto, dan Soekarwo.

Namun, dari beberapa butir yang ada, baru dua butir yang beredar di kalangan wartawan. Berikut isi butir keempat dan kelima pesan tersebut:

"4. Jahat sekali, luar biasa sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang, tapi pihak Anas terus menerus menyerang dan menghantam saya, dan Partai Demokrat. Setelah hampir 3 tahun saya mengalah dan diam, saatnya saya untuk saya hadapi tindakan yang telah melampaui batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja keras kita baru saja mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas partai kita sempat melorot tajam dan hancur. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat dan SBY terus mereka lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan sangat dirugikan. Sebagai unsur pimpinan Partai kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk nasib dan masa depan jutaan kader dan anggota Partai Demokrat di seluruh Indonesia."

"5. Jika terbukti Pasek (yang masih anggota DPR dari FPD) menyebarkan berita bohong yang mencemarkan nama baik BIN, dan secara tidak langsung nama baik presiden, saya kira dewan kehormatan harus mengambil sikap."

Editor : Caroline Damanik


03.33 | 0 komentar | Read More

Tolak Penggusuran, Warga Pejambon Demo di DPR

JAKARTA, KOMPAS.com -- Puluhan warga yang tergabung dalam Ikatan Kerukunan Warga Pejambon (IKWP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kompleks Gedung Dewan Perwakilan Rakya-Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR) Jakarta, Jumat (25/10/2013) sore.

Mereka menuntut keadilan terkait penggusuran rumah di RW 01, RT 15, dan RT 16 Kelurahan Pejambon. Mereka juga menyuarakan kekecewaanya terkait penggusuran yang dilakukan secara paksa dan intimidasi dari oknum anggota Batalyon Perhubungan Darat TNI AD kepada warga Pejambon.

Menurut Nunik, Ketua IKWP yang juga kordinator aksi, tanah yang mereka tempati tersebut adalah milik Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel, bukan milik Batalyon Perhubungan Darat TNI AD.

"Kita sebagai rakyat mengadu ke DPR agar kita diperhatikan dan didengar. Kita minta jangan seenaknya mereka menggusur kami, itu kan bukan aset TNI, itu kan tanah gereja. Pihak gereja menyuruh kita pakai lahannya sebelum dipakai mereka," ujar Nunik saat ditemui di depan Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Selain itu, Nunik juga meminta penggantian rumah atau uang kompensasi untuk membeli rumah kembali, jika ternyata rumah akan digusur. "Kita enggak nuntut macam-macam, keluar rumah masuk rumah. Kayak Jokowi gusur rumah, tapi dikasih rumah tuh yang digusur," tegas Nunik.

Sikap penolakan atas penggusuran tersebut juga disampaikan Yayuk (50). Warga Pejambon ini mengutarakan ketidaksetujuannya terkait penggusuran rumah.

Menurutnya, uang kompensasi sebesar Rp 20 juta tidak bisa menggantikan rumah yang ditempatinya selama 50 tahun. "Saya sangat tidak setuju, saya udah lama tinggal sama orangtua, terus dikasih tahu akan digusur, mau tinggal di mana. Uang Rp 20 juta buat apa zaman sekarang, beli rumah dengan uang segitu mana bisa," ucap Yayuk.

Tidak hanya menyuarakan soal pergusuran, pendemo yang didominasi ibu-ibu itu, juga berniat mengadukan adanya intimidasi dari oknum anggota Batalyon Perhubungan Darat TNI AD terhadap warga yang bertahan.

Butet (44), salah satu warga yang mengklaim mendapat intimidasi dari pihak aparat mengatakan, tiga oknum aparat TNI AD sempat memasuki pekarangan rumahnya tanpa izin.

Kata Butet, oknum aparat tersebut sempat mencopot stiker dan embel-embel salah satu partai politik. Mereka menganggap atribut partai dilarang di kompleks perumahan TNI AD. Tak hanya itu,  kata Butet, oknum aparat tersebut melontarkan kata-kata kasar kepadanya. "Dia bilang 'Sudah untung kasih tinggal lama, dan dijagain juga'," cerita Butet.

Butet menceritakan sejak 2007 hingga 2013, pihak Batalyon Perhubungan Darat TNI AD selalu memberi tekanan dan intimidasi dengan mengirimkan surat perintah pengosongan. "Ada yang sudah tua kena stroke dan shock karena diancam untuk mengosongkan rumah," jelas wanita yang sudah tinggal selama 44 tahun di lokasi tersebut.

Pantauan Kompas.com, sejumlah perwakilan warga akan berdialog dengan anggota DPR Komisi I. Kepada apra wakil rakyat itu, mereka mengaku akan meminta perlindungan terkait tindakan penggusuran dan intimidasi tersebut.

Untuk diketahui, sejak tahun 1958, para pejuang kemerdekaan bermukim di atas tanah milik GPIB Immanuel di Pejambon I. Di atas tanah GPIB berdiri juga kantor Batalyon Perhubungan Markas Besar TNI AD.

Tahun 2007, muncul surat edaran Komandan Batalyon No SE/01/V/2007 terkait pengosongan rumah yang diklaim sebagai kompleks asrama Yonhub TNI AD.

Berdasarkan keterangan Zeni Kazidam TNI AD yang saat itu Mayor Mulyono, disampaikan bahwa tanah tersebut tidak terdaftar sebagai aset TNI AD. Kemudian 13 Februari 2008, Komandan Batalyon mengirim kembali surat perintah No B/41/II/2008 terkait perintah pengosongan rumah kepada warga.

Meski terbukti lahan tersebut bukan milik TNI AD, Yonhubad TNI AD mengklaim lahan tersebut telah dibeli seharga Rp 78 juta dan bersamaan itu dikeluarkan surat perintah nomor: Sprin/1607/VIII/2013 yang ditandatangani Kol Chb Wegig Poertjahjo tanggal 29 Agustus 2013 tentang perintah pengosongan dan dana kerohiman.  

Editor : Eko Hendrawan Sofyan


03.33 | 0 komentar | Read More

Fabregas Rindu Kembali ke Arsenal

KOMPAS.com - Cesc Fabregas mengakui dirinya sangat mencintai Arsenal. Karena itu, pemain asal Spanyol tersebut tak menutup kemungkinan suatu saat nanti kembali bersama Meriam London, entah sebagai pemain ataupun setelah pensiun nanti.

Fabregas datang ke London Utara pada tahun 2003 dan menghabiskan waktu selama delapan tahun bersama tim besutan Arsene Wenger tersebut. Pada tahun 2011, Fabregas memutuskan untuk kembali ke Spanyol setelah menerima pinangan Barcelona yang menggaetnya dengan harga 25,5 juta poundsterling (sekitar Rp 446,866 miliar).

Namun pemain berusia 26 tahun ini tak menutup kemungkinan kembali bermain di Emirates Stadium pada tahun-tahun mendatang. Rasa cintanya yang besar terhadap The Gunners membuat Fabregas tak pernah bisa melupakannya.

"Arsenal ada dalam hatiku dan selalu berada di sana. Saya tidak tahu jika saya akan memiliki kesempatan kembali dan bermain suatu hari nanti, atau mungkin setelah karier sepak bolaku habis," ujar Fabregas kepada Guardian.

"Ini adalah sebuah klub yang akan selalu membuka pintu untukku. Klub tersebut seperti sebuah keluarga, sehingga bahkan jika bukan sebagai pelatih, saya yakin mereka akan memberikan saya kesempatan untuk memainkan sebuah peranan."

"Sol (Campbell) berada di sana sekarang. Arsenal banyak membantu dengan formasi para pelatih. (Dennis) Bergkamp juga pergi ke sana, dua atau tiga kali sepekan ketika dia mengambil lencana pelatih."

"Dalam hal tersebut, ini adalah klub yang menyenangkan dan ada peluang untu melakukan sesuatu dengan mereka."

Arsenal saat ini memuncaki klasemen sementara Premier League setelah memainkan delapan pertandingan. Fabregas yakin The Gunners sudah berada di jalur yang tepat untuk merengkuh gelar pertamanya sejak 2004, meskipun diakuinya jika Natal merupakan periode yang krusial untuk memutuskan arah persaingan memperebutkan gelar Premier League.

"Saya sangat berharap demikian," tambah Fabregas menjawab pertanyaan jika Arsenal bisa memenangi liga musim ini. "Mereka telah memulai musim ini dengan sangat bagus. Mereka terlihat sangat kuat. Marilah kita lihat bagaimana mereka di akhir nanti."

"Di Premier League, anda bisa melangkah dengan baik dan ketika anda kalah dua pertandingan, maka dengan cepat anda dilewati. Ini sangat tiba-tiba. Banyak hal ditentukan setelah Natal."


03.33 | 0 komentar | Read More

Vettel Merajai Hari Pertama GP India

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pebalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel, kembali menguasai sesi latihan bebas dua GP India yang berlangsung di Sirkuit Buddh International, Jumat (25/10/2013). Kabut masih menyelimuti lintasan pada sesi ini, namun tidak terlalu mengganggu jarak pandang.

Max Chilton menjadi pebalap pertama yang turun ke lintasan. Valtteri Botas dan Kimi Raikkonen bergabung pada menit berikutnya, diikuti pebalap Force India, Paul di Resta, yang sebelumnya digantikan James Calado pada sesi latihan bebas pertama.

Bottas menjadi pebalap pertama yang mencatat waktu tercepat pada sesi ini, dengan 1 menit 29,663 detik. Pebalap Lotus, Raikkonen dan Romain Grosjean bergantian mengambil alih posisi tersebut hingga menit kesembilan. Tak sampai satu menit, Sebastian Vettel menggeser mereka dan memimpin setelah mencatat waktu 1 menit 27,360 detik.

Meski mengalami masalah KERS (Kinetic Energy Recovery Systems), Vettel tetap bisa memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 27,059 detik, pada menit 15. Tak lama berselang, Mark Webber dan Nico Rosberg bergantian merebut posisi puncak. Vettel bisa merebut kembali posisinya pada menit 28 setelah mencatat waktu 1 menit 25,722 detik.

Raikkonen menjadi pebalap pertama yang berganti ban lunak pada sesi ini. Pebalap Finlandia ini naik ke posisi tiga, setelah mencatat waktu 1 menit 26,632 detik pada menit 32. Lewis Hamilton juga naik ke posisi empat dengan catatan 1 menit 26,399 detik, setelah menggunakan ban lunak, pada menit 53.

Sementara itu Pastor Maldonado mengalami masalah pada menit 67, saat mur pada ban kanan depan depan mobilnya lepas. Maldonado terhenti di tikungan 18. Bendera kuning dikeluarkan dan mobil Maldonado diangkut ke luar lintasan. Pada menit 74, lintasan kembali steril.

Hingga sesi berakhir, tak ada yang bisa menggeser Vettel dari posisi teratas.

Hasil Sesi Latihan Bebas Dua:
1. Sebastian Vettel Germany Red Bull-Renault 1m 25.722s
2. Mark Webber Australia Red Bull-Renault 1m 26.011s
3. Romain Grosjean France Lotus-Renault 1m 26.220s
4. Lewis Hamilton Britain Mercedes-Mercedes 1m 26.399s
5. Fernando Alonso Spain Ferrari-Ferrari 1m 26.430s
6. Nico Rosberg Germany Mercedes-Mercedes 1m 26.582s
7. Felipe Massa Brazil Ferrari-Ferrari 1m 26.601s
8. Kimi Raikkonen Finland Lotus-Renault 1m 26.632s
9. Sergio Perez Mexico McLaren-Mercedes 1m 26.857s
10. Jenson Button Britain McLaren-Mercedes 1m 26.972s
11. Daniel Ricciardo Australia Toro Rosso-Ferrari 1m 27.304s
12. Adrian Sutil Germany Force India-Mercedes 1m 27.375s
13. Valtteri Bottas Finland Williams-Renault 1m 27.429s
14. Nico Hulkenberg Germany Sauber-Ferrari 1m 27.491s
15. Paul di Resta Britain Force India-Mercedes 1m 27.608s
16. Pastor Maldonado Venezuela Williams-Renault 1m 27.720s
17. Esteban Gutierrez Mexico Sauber-Ferrari 1m 27.949s
18. Jean-Eric Vergne France Toro Rosso-Ferrari 1m 28.035s*
19. Giedo van der Garde Holland Caterham-Renault 1m 28.692s
20. Jules Bianchi France Marussia-Cosworth 1m 28.799s
21. James Calado Britain Force India-Mercedes 1m 29.197s*
22. Charles Pic France Caterham-Renault 1m 29.366s
23. Max Chilton Britain Marussia-Cosworth 1m 30.164s

Editor : Pipit Puspita Rini


03.33 | 0 komentar | Read More

Pemerintah Tegaskan Hanya Ada Satu Versi Perppu MK

Written By bopuluh on Kamis, 24 Oktober 2013 | 03.33


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenhuk dan HAM) Denny Indrayana mengatakan, tidak ada dua versi Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 24 Tahun 2003 (Perppu MK). Menurutnya, hanya ada satu versi Perppu yang dikeluarkan untuk menyelamatkan MK tersebut.

"Perppu MK hanya ada satu, titik," kata Denny di Kantor Kemenhuk dan HAM, Jakarta, Kamis (24/10/2013).


Perppu tersebut, lanjutnya, adalah Perppu yang dikeluarkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sudah diserahkan ke MK. Perppu tersebut, lanjut Denny, adalah Perppu yang tidak terdapat kalimat "akibat adanya kemerosotan integritas dan kepribadian yang tercela dari hakim konstitusi" dalam poin meimbang huruf b. Sementara itu, Perppu yang dibagikan Denny ke wartawan, menurut Denny, masih berupa draf Perppu yang belum disahkan. Denny mengaku membagikan salinan Perppu tersebut kepada wartawan agar informasi lebih cepat sampai.

Lalu kenapa kalimat tersebut dihilangkan?

Menurut Denny, hal itu menanggapi masukan-masukan yang disampaikan oleh para ahli.

"Jadi sekali lagi saya tegaskan tidak ada yang namanya dua versi Perppu, hanya satu," tegas Denny.

Seperti diberitakan, diketahui bahwa salinan Perppu yang diperoleh MK. berbeda dengan Perppu yang diperoleh wartawan dari Denny.

Perppu dari Denny, pada poin menimbang hurub b, berbunyi: "Bahwa untuk menyelamatkan demokrasi dan negara hukum Indonesia, serta untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga negara yang menjalankan fungsi menegakkan Undang-Undang Dasar, akibat adanya kemerosotan integritas dan kepribadian yang tercela dari hakim konstitusi, perlu dilakukan perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi."

Namun pada Perppu yang diterima MK, tidak terdapat kalimat " akibat adanya kemerosotan integritas dan kepribadian yang tercela dari hakim konstitusi".

Editor : Caroline Damanik


03.33 | 0 komentar | Read More

Diminta Mundur, Mendagri Tantang Nasdem Terbitkan SK


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzimenilai tuntutan agar dirinya mundur, sebagaimana yang disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella, tidak logis. Dia menilai, tidak ada korelasi antara kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dengan daftar pemilih yang dinilai bermasalah oleh DPR.

Dia malah balik menantang Rio mengeluarkan surat keputusan (SK) pemberhentiannya sebagai Mendagri.

"Kalau dia (Rio) bisa mengeluarkan SK, saya tunggu besok pagi," kata Gamawan dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Koordinasi nasional Pengelolaan Kawasan Perkotaan Tahun 2013 di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2013).

Ia mengatakan, baginya, langkah mundur dari jabatan yang diembannya sejak 2009 lalu itu bukan masalah besar. Pasalnya, ujarnya, dia bukan orang yang terlalu mencintai jabatan. "Bagi saya, mundur itu tidak terlalu masalah. Sekarang saja saya mau mundur. Terbitkanlah SK-nya. Dikira saya ini orang yang terlalu mencintai jabatan juga," ujar Gamawan.

Ia menilai Rio tidak mengerti proses penyusunan DPT. "DPT (daftar pemilih tetap) itu disusun berdasarkan DP4 (data penduduk potensial pemilih pemilu). Ada tidak (undang-undang) menyebut e-KTP. Apa pula hubungan e-KTP dengan DPT. Jadi jangan karena ketidakmengertian, lalu ada pernyataan yang merugikan orang lain. Tidak elok," katanya.

Sebelumnya dalam rapat pleno terbuka KPU tentang rekapitulasi dan penetapan DPT, Rabu (23/10/2013) petang, Rio menyatakan kekacauan data pemilih dipicu kekacauan program e-KTP yang dilaksanakan Kemendagri. Dia menyatakan, Kemendagri harus bertanggung jawab atas proses penetapan DPT.

"Kami meminta Gamawan Fauzi mengundurkan diri. Karena penggarapan e-KTP yang amburadul, membuat kita berkelahi di sini (rapat pleno KPU penetapan DPT). Seharusnya proses mendata para pemilih, berawal dari data Kemendagri yang kemudian disisir KPU sampai ke bawah," kata Rio.

Editor : Hindra Liauw


03.33 | 0 komentar | Read More

Persipura Bidik Pemain Asing Pengganti Zah Rahan

KOMPAS.com - Persipura Jayapura tengah mencari pengganti Zah Rahan yang dipastikan tidak lagi bersama Mutiara Hitam pada musim depan. Demikian dikatakan Sekretaris Umum Persipura, Thamrin Sagala kepada Berita Kota Super Ball, Kamis (24/10/2013).

"Kami memang kehilangan Zah Rahan dan saat ini sedang mencari pemain penggantinya. Sebenarnya kami sudah mengantongi satu nama sebagai pengganti Zah Rahan," kata Thamrin.

Sayangnya Thamrin enggan mengatakan siapa pemain itu. Namun Thamrin menjelaskan, pengganti Zah Rahan, adalah salah seorang pemain asing yang berlaga di kompetisi Liga Super Indonesia (LSI).

"Kami sudah melakukan pembicaraan. Pada intinya, pemain itu sudah bersedia. Tinggal dealnya saja," ucap Thamrin.

Jika rencana rekrut pemain itu gagal, Thamrin akan memanfaatkan pemain-pemain muda Persipura yang berlaga di divisi utama atau U-21.

"Kami tidak terlalu khawatir untuk mencari pengganti Zah Rahan, karena pembinaan usia muda berjalan dengan baik. Banyak pemain Papua yang bisa dimainkan," terang Thamrin.

Menurut Thamrin, hengkangnya Zah Rahan tidak terlalu berpengaruh, karena 98 persen pemain masih dipertahankan. Seluruh skuad itu dinilai sudah tampil ciamik hingga membawa Persipura menjadi juara LSI musim 2013.

"Mungkin latihan perdana akan dilakukan pada November. Kami berharap dengan waktu yang tidak panjang sebelum kompetisi musim depan yang mungkin dimulai pada Januari, tim ini tetap tampil luar biasa," papar Thamrin, yang menargetkan anak asuhnya bisa mempertahankan gelar juara.

"Saya yakin Jacksen tidak sulit mengembangkan potensi hebat dari pemain, karena dia sudah berhasil memasang pola permainan dan strategi. Apalagi pemain masih tetap seperti skuad musim lalu sehingga saat ini tinggal melakukan pematangan saja," jelas Thamrin.


03.33 | 0 komentar | Read More

Anggota DPRD Pemakai Sabu Divonis 8 Bulan Penjara


BANYUWANGI, KOMPAS.com - Totok Sugiarto, anggota DPRD Banyuwangi, terdakwa pemakai sabu hanya divonis 8 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Banyuwangi dalam sidang yang digelar Kamis (24/10/2013). Vonis terhadap Totok lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Elseus Salakory yang menuntut terdakwa 1 tahun penjara pada sidang Selasa (24/09/2013) lalu.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Widarti itu, majelis hakim menyatakan, terdakwa terbukti melanggar Pasal 127 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Terdakwa terbukti secara sah mengonsumi sabu, dan menjatuhkan hukuman penjara selama 8 bulan," kata Widarti saat membacakan putusan, Kamis.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum, Elseus Salakory dan penasihat hukum terdakwa, Sri Wuryanti menyatakan masih pikir-pikir menanggapi vonis atas Totok.

Sebelumnya diberitakan, pada 27 Juni 2013 lalu, Totok Sugiarto, anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Gerindra ditangkap sedang mengisap sabu di sebuah gudang penggilingan beras di Desa Grogoal, Kecamatan Giri, Banyuwangi. Saat dites urine, Totok dinyatakan positif narkoba. Sampai saat ini Totok yang sudah dipecat dari keanggotaan Partai Gerindra masih menerima gaji anggota dewan sebesar Rp 13 juta per bulan.

Editor : Farid Assifa


03.33 | 0 komentar | Read More

Basuki Ungkap Ada Kepala Suku Dinas Ditangkap Kejaksaan

Written By bopuluh on Selasa, 22 Oktober 2013 | 03.33


JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama membongkar adanya salah satu Kepala Suku Dinas Tata Ruang yang ditangkap oleh kejaksaan. Namun, dia tidak menjelaskan siapa dan bertugas di pemkot mana kepala suku dinas itu.

Menurut Basuki, orang tersebut sudah ditetapkan menjadi tersangka. Dia ditangkap karena adanya nilai transaksi yang tidak wajar.

"Jaksa pun sudah menetapkan tersangka salah satu Kasudin Tata Ruang, sudah mulai dipanggil ini," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Basuki telah meminta kepada seluruh kepala dinas, apabila ada pihak suku dinas yang berpotensi melakukan transaksi mencurigakan, sebaiknya untuk langsung diganti sebelum statusnya berubah menjadi tersangka.

"Daripada jadi tersangka, nanti repot. Enggak usah ngomong dulu, nanti juga ketahuan, kok," kata pria yang akrab disapa Ahok tersebut.

Basuki mengklaim, ia bersama Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah memiliki data transaksi dana pejabat DKI. Oleh karena itu, ia akan "mencari gara-gara" dengan menerapkan sistem e-budgeting di tahun 2014. Apabila ada pejabat atau pihak yang tidak menerima penerapan sistem itu, maka pihak itu merupakan pihak yang dirugikan dan "pemain anggaran".

Basuki juga mengingat kembali adanya pos-pos anggaran yang muncul kembali di APBD 2013 setelah dicoret. Salah satu pos anggaran yang paling diingatnya adalah pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum DKI.

Di pos tersebut, banyak ditemukan berbagai proyek yang diberikan kepada kontraktor yang sama. Padahal kontraktor itu lebih banyak menyerahkan proyek kepada subkontraktor, sehingga pengerjaan tidak maksimal.

"Kalau ada lagi di anggaran, berarti kamu masih mark up dong. Kan saya minta potong 25 persen," ujar Basuki.

Kompas.com mencoba menghubungi Kepala Dinas Tata Ruang DKI Gamal Sinurat untuk menanyakan lebih lanjut perihal peristiwa tertangkapnya salah satu kepala suku dinas oleh kejaksaan. Namun, belum ada konfirmasi darinya.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


03.33 | 0 komentar | Read More

BPOM Manado Sita Ratusan Botol Kecap Berjamur


MANADO, KOMPAS.com
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manado melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa tempat produksi makanan dan minuman lokal, Selasa (22/10/2013). Sidak digelar bersama petugas Polda Sulut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut serta dari Dinas Kesehatan Manado.

Sidak pertama dilakukan di sebuah tempat usaha pembuatan kecap yang berlokasi di Kelurahan Islam Lingkungan I, Kecamatan Tuminting. Dari pabrik kecap bermerk Jameson's tersebut, petugas menyita ratusan botol kecap berukuran 320 mililiter.

Ketua Tim Sidak dari BPOM Manado, Sukriadi Darma menyatakan, kecap tersebut disita karena telah berjamur dan kadar pengawetnya juga sudah melebihi ambang batas.

"Jika tidak disita akan membahayakan bagi konsumen, karena mengandung natrium benzoat yang kalau dikonsumsi berlebihan bisa berbahaya bagi ginjal. Kita amankan agar tidak lagi dijual," ujar Sukriadi.

Petugas sidak gabungan juga menyambangi sebuah pabrik minuman keras merek Kasegaran Sari. Di sana petugas menyegel satu gudang yang berisi ribuan botol minuman bir. Penyegelan dilakukan karena produk minuman keras tersebut tidak dilengkapi dengan nomor izin edar dan tidak ada pencantuman waktu kedaluarsa.

Sidak tersebut kemudian dilanjutkan ke salah satu toko dan distributor obat untuk merazia obat tanpa izin edar. Sidak akan kembali digelar besok ke beberapa usaha makanan dan minuman di Manado.

Editor : Farid Assifa


03.33 | 0 komentar | Read More

Diperiksa KPK, Istri Akil Mengaku Tertekan


JAKARTA, KOMPAS.com - Ratu Rita Akil, istri Ketua Mahkamah Konstitusi nonaktif, Akil Mochtar mengaku tertekan secara psikologis saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (22/10/2013). Ratu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap sengketa pemilihan kepala daerah yang menjerat suaminya.

"Secara psikologis tertekan. Itu hal yang wajar," kata pengacara Ratu, Tamsil Sjoekoer saat dihubungi wartawan.

Menurutnya, Ratu sempat menolak diperiksa penyidik KPK sebagai saksi bagi suaminya. Tamsil mengatakan bahwa Ratu tidak tahu sama sekali mengenai kasus dugaan suap sengketa pilkada sehingga dia kaget begitu dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi.

Pemeriksaan Ratu hari ini merupakan penjadwalkan ulang setelah dia mangkir dari panggilan KPK pekan lalu. Menurut Tamsil, pekan lalu, kliennya tidak memenuhi panggilan KPK karena tengah mengunjungi orang tua di luar kota. Ada pun Ratu tiba di Gedung KPK, Kunungan, Jakarta, pagi tadi dengan didampingi Tamsil.

Seperti biasa, Ratu enggan berkomentar kepada wartawan. Dia tampak menutupi wajahnya dengan mengenakan kacamata hitam dan kerudung hitam.

KPK menjadwalkan pemeriksaan Ratu sebagai saksi karena dia dianggap dapat memberikan informasi seputar kasus yang menjerat Akil. KPK menetapkan Akil sebagai tersangka atas dugaan menerima suap terkait sengketa pilkada Lebak, dan Gunung Mas. KPK juga menjerat Akil dengan pasal penerimaan gratifikasi terkait penanganan perkara lain. Terkait kasus ini, Ratu dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan atas permintaan KPK.

Sebelumnya, Tamsil mengatakan bahwa kliennya merupakan pemimpin badan usaha milik Akil di Pontianak, Kalimantan Barat, yang berupa CV berinisial RS. Diduga, CV RS ini digunakan Akil untuk mencuci uang. Sejumlah transaksi mencurigakan bernilai miliaran rupiah mengalir ke CV berinisial RS ini. Jumlah aliran dana yang masuk ke dua rekening bank BUMN atas nama CV RS bahkan mencapai Rp 100 miliar.

Dugaan pencucian uang ini pun dibantah Tamsil. Menurutnya, uang miliaran rupiah yang masuk ke CV RS merupakan hasil usaha yang digarap Ratu Rita di Pontianak. Tamsil menyebut usaha Ratu bergerak di berbagai bidang, mulai dari perkebunan, tambak, hingga pertambangan.

Editor : Caroline Damanik


03.33 | 0 komentar | Read More

Rusia Jual Minyak ke China

KOMPAS.com - Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengatakan pihaknya sudah meneken perjanjian penjualan minyak mentah ke China. Menurut warta Xinhua pada Selasa (22/10/2013), nilai penjualan itu mencapai 85 juta dollar AS untuk jangka waktu 10 tahun.

Medvedev mengatakan hal itu dalam diskusi dunia maya dengan para pengguna internet China. "Produsen minyak Rusia, Rosneft akan memasok hingga 70 juta barrel minyak mentah,"katanya.

Hingga kini, China adalah pasar dengan konsumsi energi tertinggi di dunia. Sementara, Rusia terbilang pemasok minyak mentah utama di dunia.

Sejatinya, pembicaraan soal minyak dan gas kedua belah pihak berlangsung lambat. Soalnya, kedua pihak belum bersepakat soal harga.

Editor : Josephus Primus


03.33 | 0 komentar | Read More

Haruskah Kementerian Perumahan Rakyat Dibubarkan?

Written By bopuluh on Senin, 21 Oktober 2013 | 03.33

JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) serta kepentingannya untuk terus berdiri sebagai sebuah lembaga negara, menuai gugatan. Kemenpera terlalu banyak bermain dengan wacana untuk menutupi kebingungannya dan ketidakmampuannya menghasilkan cetak biru perumahan rakyat.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghada menggugat keberadaan Kemenpera di sela-sela aacara Tasyakuran Gelar Doktor mantan Menteri Perumahan Rakyat Muhammad Yusuf Asy'ari, Senin (21/10/2013).

Hal senada dikemukakan pakar hukum properti, Erwin Kallo. Ia bahkan menyarankan sebaiknya Kemenpera dibubarkan saja, karena tidak memiliki kebijakan terarah. Menurutnya, masalah perumahan sebaiknya diserahkan kepada pemerintah daerah saja.

"Pemerintah Daerah harus diberi kewenangan lebih untuk mengatur dan mencetak rancangan induk perumahan sesuai dengan kebutuhannya. Kemenpera tidak perlu mengatur sampai teknis apa yang harus dilakukan daerah," ujar Erwin.
 
Meski banyak menuai gugatan, namun, kehadiran Kemenpera tetap dipandang vital. Menteri Perumahan Rakyat periode 1993-1998, Akbar Tandjung, mengatakan, Kemenpera harus ada, namun harus sadar posisi dan tanggung jawabnya sebagai penyedia perumahan. Kemenpera adalah lembaga negara yang paling bertanggung jawab dalam memikirkan masalah penyediaan perumahan khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
 
"Kemenpera harus mampu mencari sumber pendanaan yang terjangkau. Bisa lewat secondary mortgage atau Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Tapi yang lebih konseptual adalah secondary mortgage," ujar Akbar.
 
Kemenpera, menurut Menpera 2004-2009, Muhammad Yusuf Asy'ari, hendaknya lebih fokus dan menjalankan fungsinya dengan baik.

"Fungsi Kemenpera itu apa? Sekarang ini Kemenpera tampaknya masih punya dua fungsi, yaitu fungsi enabler dan provider. Fungsi enabler itu untuk memberdayakan seluruh faktor yang ada dan provider langsung membuat rumahnya," ujar Yusuf.
 
Menurut Yusuf, saat ini Kemenpera dan kementerian-kementerian lain memang lebih condong pada fungsi enabler-nya, yaitu membuat aturan-aturan yang kondusif untuk pelaku pembangunan dan pengusaha (Real Estat Indonesia/REI). Kemenpera harus mampu memberikan kemudahan berupa bantuan-bantuan seperti PSU, insentif, subsidi, bunga tidak terlalu tinggi agar para pengusaha mau membuat rumah murah bagi MBR.

Sementara, sebagai provider diserahkan kepada BUMN atau Perum Perumnas. Perum Perumnas harus diperkuat, alih-alih diperlemah. Kemenpera harus memberi order kepada Perum Perumnas untuk membangun hunian MBR.


03.33 | 0 komentar | Read More

Lagi, Densus 88 Tangkap Seorang Teroris di NTB


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah meringkus tiga tersangka teroris di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang tersangka teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri, Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, tersangka teroris tersebut diketahui bernama Satrio Sandra Wiguna alias Indra alias Jendol. Satrio ditangkap di Jalan Soekarno Hatta, Bima, NTB, sekira pukul 13.30 WITA.

"Jumat, 18 Oktober 2013, tim Densus 88 melakukan penangkapan terhadap SW alias I alias J," kata Agus di markas besar Polri, Senin (21/10/2013).

Satrio diketahui merupakan salah satu anggota dari kelompok teroris pimpinan Abu Roban. Agus menambahkan, Satrio merupakan orang yang membawa senjata milik Budi alias Angga yang sebelumnya telah tewas pada saat penyergapan di Bandung, Jawa Barat, pada bulan Mei 2013 lalu.

"Yang bersangkutan dikategorikan yang menerima hasil-hasil kegiatan fa'i (pencarian dana) dan nantinya akan disebarkan atau digunakan dalam kegiatan-kegiatan yang sudah mereka rencanakan," jelasnya.

Agus menambahkan, penangkapan terhadap Satrio merupakan pengembangan informasi dari operasi penangkapan tiga tersangka teroris sebelumnya di Bone. Ketiga tersangka teroris itu ditangkap di Desa Alinge, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (17/10/2013).

Dalam penangakapan tersebut, dua dari tiga tersangka teroris ditangkap dalam kondisi hidup. Mereka adalah Jodi alias Umar (37) dan Ukm (17). Sedangkan, seorang tersangka teroris lainnya yaitu Suardi alias Pak Guru (50) tewas, dalam baku tembak antara petugas dan para teroris.

Editor : Kistyarini


03.33 | 0 komentar | Read More

Banyak Pria Enggan Mengaku Melihat Film Porno


Kompas.com- Penyuka materi pornografi sampai sejauh ini memang mayoritas kaum pria. Pada umumnya mereka melihat pornografi secara rahasia. Bahkan kepada pasangannya mereka juga enggan mengaku.

Jika ditanya mengapa menyukai pornografi, biasanya mereka akan berdalih sekedar iseng atau ingin memuaskan fantasinya. Bisa juga karena mereka menghindari keintiman dan hubungan dalam kehidupan nyata. Pornografi pun umumnya dijadikan teman sebelum masturbasi.

Meski saat ini cukup banyak wanita yang bersikap terbuka dan bersikap toleran pada kegemaran pasangannya terhadap pornografi, tetap saja banyak pria yang enggan mengakuinya karena menyadari kebiasaan ini dianggap tidak pantas.

Sarah misalnya. Ibu satu anak ini mengatakan tak keberatan jika suaminya sesekali melihat pornografi. "Saya tidak marah jika ia mengakuinya karena saya tak mau hubungan perkawinan yang dijalani penuh kebohongan," katanya.

Pengakuan Sarah ini senada dengan sebuah penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Calgary. Disebutkan, sebagian wanita merasa lebih senang jika pasangan mereka terbuka mengenai kesukaannya terhadap pornografi. Menyembunyikan dari pasangan justru membuat para wanita merasa dikhianati.

Meski begitu, menurut ketua peneliti Marley Resch, bersikap terlalu terbuka juga tidak terlalu disarankan.

"Mengakui bahwa sesekali Anda melihat foto atau film porno tidak apa, tetapi jika menjelaskan terlalu detil, misalnya bahwa Anda menyukai payudara dan bokong besar atau berapa banyak waktu yang dihabiskan melihat materi pornografi, sebaiknya jangan," katanya.

Pria yang hobi melihat pornografi terlalu sering bisa membuat pasangannya merasa tidak pede dengan bentuk tubuhnya atau merasa tidak bisa memuaskan pasangannya.

Carole Liberman, psikatris dan pakar seksologi, menjelaskan, pengakuan jujur kepada pasangan tidaklah untuk setiap orang. Hal ini terkait juga dengan latar belakang budaya pasangannya. Belum tentu istri akan menerima kebiasaan tersebut.

Liberman juga menyarankan untuk berkonsultasi ke psikiter jika pasangan Anda selalu butuh materi pornografi untuk membangkitkan gairahnya. Banyak menghabiskan waktu untuk melihat film biru atau situs porno di internet juga menunjukkan adanya kecanduan.

Sumber :

Editor :

Lusia Kus Anna


03.33 | 0 komentar | Read More

Tanpa Sefti, Fathanah Tetap Siap Hadapi Sidang Tuntutan


JAKARTA, KOMPAS.com - Terdakwa kasus dugaan suap pengaturan kuota impor daging sapi dan pencucian uang Ahmad Fathanah mengaku tetap siap menghadapi sidang tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (21/10/2013), meski tanpa kehadiran istrinya, Sefti Sanustika. Sebelum maupun saat sidang telah berlangsung, Sefti tak tampak di Pengadilan Tipikor.

Biasanya, penyanyi dangdut itu setia menemani Fathanah dan membawa buah hati mereka. Pekan lalu Sefti sudah menjenguk Fathanah dan berharap tuntutan Jaksa yang seringan-ringannya pada suaminya.

"Mudah-mudahan dapat (tuntutan) yang seringan-ringannya," kata Sefti susai menjenguk Fathanah di Rutan KPK, Jakarta, Selasa (15/10/2013) lalu.

Ada pun Fathanah terlihat lesu. Dia enggan berkomentar sebelum menghadapi sidang tuntutan. Fathanah yang mengenakan kemeja batik lengan panjang itu langsung memasuki ruang sidang. Hingga saat ini Jaksa Penuntut Umum masih membacakan surat tuntutan Fathanah setebal sekitar 600 halaman.

"Kami tidak akan membacakan seluruhnya, hanya poin-poin tuntutan serta analisa yuridis yang akan kami bacakan," kata Ketua tim JPU KPK Muhibbudin.

Fathanah didakwa bersama-sama mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menerima uang Rp 1,3 miliar dari PT Indoguna Utama terkait kepengurusan kuota impor daging sapi. Dia juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membayarkan, dan membelanjakan harta kekayaan yang nilainya mencapai Rp 34 miliar dan 89.321 dollar AS. Diduga, harta tersebut berasal dari tindak pidana korupsi.

Editor : Caroline Damanik


03.33 | 0 komentar | Read More

43 Terpidana Korupsi Belum Dieksekusi Kejaksaan

Written By bopuluh on Minggu, 20 Oktober 2013 | 03.33


JAKARTA, KOMPAS.com
- Kejaksaan didesak segera mengeksekusi seluruh terpidana kasus korupsi beserta uang pengganti yang diputuskan Mahkamah Agung. Penyelesaian eksekusi tersebut untuk membuktikan komitmen pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi.

"Wajah pemberantasan korupsi oleh pemerintah ada di Kejaksaan dan Kepolisian, bukan di Komisi Pemberantasan Korupsi. Ini jadi beban buat Presiden. Kejaksaan berada di bawah Presiden," kata aktivis Indonesia Corruption Watch Tama Satya Langkun saat jumpa pers di Kantor ICW, Jakarta, Minggu (20/10/2013).

Hadir juga dalam jumpa pers tersebut yakni Bahrain dari YLBHI dan Erwin Natosmal dari Indonesian Legal Rountable. Mereka yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi menyikapi Kejaksaan yang dinilai masih setengah hati dalam memberantas korupsi.

Setidaknya, data koalisi, ada 43 terpidana kasus korupsi yang belum dieksekusi dengan berbagai alasan. Mereka terlibat 37 kasus korupsi yang diputus sejak 2004 hingga 2012 . Kasus tersebut paling banyak berada di bawah lingkup Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, yakni 18 kasus. Sisanya menyebar di berbagai daerah.

Tama mengatakan, berdasarkan data koalisi, ada 25 terpidana yang buron. Namun, berdasarkan data di laman resmi Kejaksaan Agung, hanya ada tujuh terpidana yang masuk dalam daftar pencarian orang.

Beberapa terpidana yang belum dieksekusi yakni Sumita Tobing terpidana kasus korupsi pengadaan peralatan TVRI, Sumadikin Hartono terpidana kasus korupsi BLBI Bank Modern, Adelin Lis terpidana korupsi dana reboisasi dan illegal logging di Mandailing Natal, serta Djoko S Tjandra terpidana korupsi cessie Bank Bali.

Tama menambahkan, alasan Kejaksaan belum melakukan eksekusi karena mereka masih buron, sakit atau sakit jiwa, serta masih mengajukan peninjauan kembali (PK). Padahal, berdasarkan UU, PK tidak bisa menghalangi eksekusi. Ia juga mempertanyakan sejauh mana langkah Kejaksaan memburu para koruptor yang buron.

Erwin mengaku khawatir lambannya proses eksekusi Kejaksaan memperbesar peluang bagi para koruptor untuk melarikan diri. Ia menyinggung putusan bebas terhadap Sudjiono Timan dalam kasus korupsi BLBI oleh majelis hakim PK di MA. Hingga tingkat kasasi, Sudjiono dianggap bersalah.

"Putusan bebas terhadap Sudjiono menjadi pukulan telak bagi upaya pemberantasan korupsi. Kami khawatir 37 kasus ini akan alami hal sama seperti Sudjiono Timan," kata Erwin.

Perampasan aset

Selain eksekusi fisik terpidana, Kejaksaan juga didesak bergerak cepat memproses eksekusi harta hasil korupsi. Erwin memberi contoh belum dieksekusinya putusan MA terhadap aset milik Soeharto di Yayasan Beasiswa Supersemar.

Putusan MA tahun 2010, kata Erwin, Yayasan Supersemar harus membayar denda senilai Rp 3,17 triliun. Tapi hampir tiga tahun pascaputusan inkrah, tidak ada kemajuan berarti dalam proses eksekusi.

"Ini baru satu yayasan. Ada enam yayasan lain milik Soeharto yang harus digugat kembali oleh kejaksaan sebagai pengacara negara," kata Erwin.

Tama menambahkan, belum optimalnya eksekusi terhadap uang pengganti hasil korupsi terlihat dari laporan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan. Saldo piutang Kejaksaan per 30 Juni 2012 khusus untuk uang pengganti mencapai Rp 12,7 triliun dan 290 ,4 juta dollar AS.

"Kalau ada uang pengganti yang tidak bisa dieksekusi, ambil hartanya. Kalau tidak cukup, baru diganti pidana kurungan. Kami mendesak Kejaksaan Agung mengeksekusi uang pengganti dan denda untuk memaksimalkan asset recovery," kata Tama.

Editor : Ana Shofiana Syatiri


03.33 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger